No image available for this title

Text

Manajemen Kasus Dalam Menangani Orang Dengan Hiv/Aids (ODHA) oleh pekerja sosial pada yayasan pelayanan anak dan keluarga sosial (layak ) di Citayam 3 Depok



HIV - AIDS merupakan masalah yang serius dan sedang berkembang di
seluruh dunia dan juga di negara berkembang seperti Indonesia karena setiap
tahunnya angka penderita HIV/AIDS semakin meningkat. Dalam menangani
penanganan kasus Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Yayasan LAYAK
ditangani oleh para pekerja sosial profesional, karena Yayasan LAYAK didirikan
oleh para pekerja sosial yang berasal dari lulusan pekerja sosial sehingga
menerapkan prinsip-prinsip dan metode-metode pekerja sosial. Pekerja sosial di
Yayasan LAYAK menggunakan metode manajemen kasus dalam menangani
ODHA karena manajemen kasus merupakan salah satu metode intervensi yang
ditujukan untuk memberikan pelayanan yang komprehensif dalam menangani
kebutuhan dan permasalahan ODHA berkaitan dengan permasalahan medis dan
psikososial.
Penelitian ini menggunakan teori manajemen kasus. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa bagaimana seorang pekerja
sosial di Yayasan LAYAK menggunakan tahapan manajemen kasus dan
menjalankan perannya sebagai manajer kasus dalam menangani Orang Dengan
HIV/AIDS (ODHA). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Teknik yang digunakan penulis untuk pemilihan
informan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling (bertujuan)
dimana informan dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu dan dianggap sebagai
orang-orang yang tepat dalam memberikan informasi yang sesuai dengan
kebutuhan penulis. Informan dalam penelitian ini terdiri dari anggota dewan
pembina, pekerja sosial dalam menangani ODHA dan klien ODHA.
Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tahapan manajemen
kasus yang meliputi wawancara awal (intake), asesmen (assessment), perencanaan
(planning), pelaksanaan (implementasi), pemantauan (monitoring), evaluasi dan
terminasi (termination). Adapun juga peran seorang pekerja sosial sebagai
manajer kasus meliputi advokat (advocate), broker, koordinator pelayanan
(coordinator), konsultan (consultant), konselor (counselor), perencana (planner),
pemecah masalah (problem solver), dan sebagai pemegang catatan kasus
(recordkeeper). Terdapat hal menarik dalam penelitian ini ialah keberhasilan dari
metode manajemen kasus yang digunakan pekerja sosial Yayasan LAYAK, yaitu
banyak dari klien yang menjadi berdaya dan patuh untuk minum obat. Selain itu,
ada perkumpulan teman sebaya yang awalnya hanya dikumpulkan oleh manajer
kasus Yayasan LAYAK, dan sekarang telah berkembang sampai mendirikan
yayasan sendiri bernama Yayasan KOTEX MANDIRI.
Kata Kunci: Metode Manajemen Kasus, Tahapan Manajemen Kasus, Peran
pekerja Sosial Sebagai Manajer Kasus, Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).


Ketersediaan

J5294950 DIN m KESSOSPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4950 DIN m KESSOS
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
164 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4950
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya