Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pengaruh Pembimbing Agama Dalam Pembinaan Mental Bagi Residen Korban Penyalahgunaan Napza Di Panti Sosial Pamardi Putra (PSPP) Galih Pakuan Bogor
Pembimbingan agama hakikatnya sama dengan kegiatan orang yang
berdakwah, karena seorang pembimbing agama dapat mengajak dan selalu
menganjurkan agar selalu berjalan dalam kebaikan, dengan fungsinya sebagai
teladan, pembimbing, penolong, pengabdi dan memiliki sifat-sifat kepemimpinan
yang baik.Menyadari banyaknya masalah yang ditimbulkan akibat
penyalahgunaan Napza maka diperlukan perhatian khusus untuk menanggulangi
masalah tersebut, seperti diadakannya rehabilitasi untuk penggunaan Napza.
Dalam rehabilitasi terdapat treatment yang dapat membantu dalam proses
penyembuhan penyalahgunaan Napza.
Teori yang di gunakan adalah teori pembimbingan agama yaitu upaya
untukmengatasi dan memecahkan problem kehidupan klien dengan kemampuan
yang ada pada dirinya sendiri. Dan teoripembinaan mental, yaitupaya untuk
memperbaiki dan memperbaharui suatu tindakan atau tingkah laku seseorang
melalui bimbingan mental atau jiwanya sehingga memiliki kepribadian yang
sehat, akhlak yang terpuji dan bertanggung jawab dalam menjalani kehidupannya.
Penilitianinidilakukan di Panti Sosial Parmadi Putra (PSPP) “Galih
Pakuan” Bogor ini berlokasi di jalan H. Miing No. 71 Desa Putat Nutug
Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lembaga rehabilitasi yang
memberikan bimbingan, pelayanan, dan rehabilitasi sosial yang bersifat kuratif,
rehabilitatif, promotif, dalam membentuk bimbingan pengetahuan
dasar,pendidikan, fisik, mental, sosial, pelatihan keterampilan, resosialisasi serta
bimbingan lanjut bagi eks korban Napza dan pengguna Psikotropika Sindroma
ketergantungan agar mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan
bermasyarakat, serta pengkajian dan penyiapan standar pelayanan dan rujukan.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian
survey dan desain deskriptif.Instrumen penelitian yang diberikan kuesioner atau
angket yang berisikan 30 butir pernyataan mengenai pengaruh pembimbingan
agama dalam pembinaan mental bagi residen korban penyalahgunaan napza.
Berdasarkan dengan uji analisis chi kuadrat (chi square) diperoleh hasil sebesar
60.000. Sementara nilai kae kuadrat tabel untuk derajat kebebasan (degree of
freedom = df) = 1 dan tingkat keyakinan atau signifikasi 0,05 dari daftar nilai kae
kuadrat sebesar 3,841. Pengaruh pembimbingan agama dalam pembinaan mental
bagi residen korban penyalahgunaan Napza berada di kategori tinggi minat,
karena residen berada dalam usia produktif dan berdampak positif bagi
perkambangan residen karena dapat membangun kepercayaan diri dan skill untuk
bekal hidupnya di dalam masyarakat. Ini di tunjukkan dengan perolehan
presentase 63,3% dari total 119 responden.
Kata Kunci : Pengaruh Pembimbingan Agama, Pembinaan Mental,
Penyalahgunaan Napza
Ketersediaan
| B330 | 5046 ANN p BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5046 ANN p BPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
66 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5046
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






