Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Strategi Dakwah Pengurus Masjid Nurul Iman Blok M Square Jakarta Selatan Dalam Mensyiarkan Dakwah Islam Di Tengah Pusat Perbelanjaan
Masjid merupakan tempat suci umat Islam, yang berfungsi sebagai salah satu sarana yang efektif untuk melakukan komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT, serta sebagai wadah untuk mensyiarkan dakwah Islam. namun faktanya, saat ini banyak masjid yang hanya difungsikan sebagai tempat untuk menunaikan rutinitas ibadah sholat saja, terlebih lagi dengan masjid-masjid yang terletak di pusat perbelanjaan sehingga masjid kurang dapat difungsikan dengan baik. Oleh karena itu, melihat betapa pentingnya peran masjid dalam mensyiarkan dakwah Islam di tengah pusat perbelanjaan, pengurus masjid Nurul Iman Blok M dalam hal ini memiliki startegi yang belum banyak dimiliki oleh masjid-masjid yang berada di tengah pusat perbelanjaan khususnya, Yaitu dengan mengadakan berbagai macam kegiatan seperti kajian rutin harian, mingguan, bulanan, kegiatan manasik haji, mengadakan program taman Pendidikan Alqur’an (TPA) dan kelas bahasa arab.
Permasalah yang dirumusakan pada penelitian ini adalah bagaimana strategi dakwah pengurus masjid Nurul Iman Blok M dalam mensyiarkan dakwah Islam, dan apa saja faktor-faktor penghambat dakwah pengurus Masjid Nurul Iman Blok M dalam menjalankan strategi dakwahnya.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori startegi Fred R David, yang berpendapat bahwa dalam melakukan sebuah startegi ada beberapa tahapan yaitu perumusan startegi berupa sasaran dakwah, profesionalitas da’i dan efektifitas dan efesiensi dakwah. Implementasi startegi berupa pembentukan struktur, mengadakan kajian rutin, mengadakan TPA dan manasik haji. Evaluasi strategi terhadap kinerja pengurus, evaluasi program kegiatan masjid. Untuk menjawab pertanyaan tersebut peneliti melakukan pendekatan kualitatif untuk memperoleh data-data yang berkaitan dengan strategi dakwah yang dilakukan pengurus masjid. Melalui pendekatan ini pula peneliti mengkaji berbagai macam faktor penghambat dakwah pengurus masjid. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dengan analisis data deskrptif.
Setelah melakukan sebuah penelitian, hasil yang ditemukan dari penelitian ini adalah, bahwa faktor yang menjadi penghambat dakwah masjid adalah Sumber Daya Manusia (SDM), Manajemen Mall, Jama’ah Masjid dan Minimnya Donatur. Adapun strategi pengurus masjid ialah dengan melakukan pendekatan sosiologis kepada para pengunjung mall blok M Square dan sekitarnya, memberikan tausiah dan kajian ilmu agama dengan da’i yang berkompeten di bidangnya, efektifitas dan efesiensi dakwahnya dengan memeperhatikan kondisi kultur budaya para jama’ah. Implementasi yang dilakukan pengurus masjid ialah dengan membentuk struktur organisasi, mengadakan kajian rutin, membuat program kegiatan TPA, kelas Bahasa arab serta program kegiatan manasik haji. Evaluasi startegi dakwah pengurus masjid ialah mengevaluasi kinerja pengurus dan program kegiatan masjid.
Ketersediaan
| K1694 | 4906 FAD s KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4906 FAD s KPI
|
| Penerbit | Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
73 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4906
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






