No image available for this title

Text

Retorika Dakwah BI Al-Lisan KH.Syarif Rahmat RA.SQ Dalam Program Damai Indonesia



Tugas dakwah merupakan suatu kewajiban yang diemban oleh setiap orang muslim, menyampaikan kebenaran yang ada dalam Al-Quran dan Hadist sudah menjadi konsekuensi seorang yang menganggap dirinya beriman, walaupun yang disampaikannya itu hanya satu ayat. Banyak da’i yang pandai berbicara sehingga pidato panjang lebar akan tetapi tidak memperoleh apa-apa kecuali kebosanan, hal ini di sebabkan pembicara banyak mempunyai bahan materi tetapi tidak mampu mengorganisasikannya. Dakwah akan di terima dengan baik oleh mad’u apabila penyampaianya seorang da’i dapat menggunakan retorika dengan baik salah satunya adalah KH. Syarif Rahmat RA, SQ. seorang da’i yang mampu menyuguhkan dakwahnya dengan retorika yang baik.
Penyampaian pidato yang paling banyak dilakukan juru dakwah sekarang ini adalah dengan menggunakan ceramah atau disampaikan secara lisan, yakni melalui ceramah atau pidato dalam pengajian, kenyataan ini dapat dilihat dari desa maupun kota. Akan tetapi dakwah dengan menggunakan metode ceramah, haruslah disampaikan dengan cara-cara yang efektif sehingga dapat diterima oleh sasaran dakwah dan tidak terjadi kesalah pahaman dalam menerima isi dari pesan dakwah yang disampaikan untuk itu untuk mewujudkan hal tersebut maka juru dakwah dibutuhkan untuk menguasai retorika. Retorika adalah seni berbicara dihadapan masyarakat luas yang mana tujuan dari pengaplikasian terhadap dakwah ialah dapat merubah pola pikir masyarakat agar kembali pada jalan Allah. Jadi peran retorika dalam sebuah dakwah tidak dapat dipisahkan.
Berangkat dari sinilah maka peneliti retorika da’i adalah suatu yang menarik, selanjutnya yang menambah penulis tertarik untuk mengajukan penelitian ini karena KH Syarif Rahmat RA,SQ. merupakan seorang kiai sekaligus muballigh yang tidak asing lagi dimasyarakat. Selain itu yang paling membedakan dari da’i lainnya adalah beliau selalu menggunakan blangkon dalam setiap berdakwah, hal inilah yang menjadi penerik tersendiri sehingga beliau disukai oleh banyak jamaah atau karena cara penyampaian beliau yang sesuai menurut kaidah retorika sehingga beliau banyak diminati.
Dalam penelitian ini penulis terjun langsung pada peristiwa dimana data diperoleh dan dikumpulkan dari subjek, objek dan orang-orang yang bersangkutan. Subjek dalam penelitian ini adalah KH. Syarif Rahmat RA,SQ. kemudian yang dijadikan objek penelitian adalah retorika dakwah. Teori yang digunakan yaitu teori Jalaluddin Rakhmat, Sedangkan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis. rumusan masalah yang ditinjau adalah jenis pidato, teknik penyampaian pidato yang terdiri dari pendekatan Informatif, persuasif, humor dan konsep pemiliharn materi dalam programn damai Indonesiaku.


Ketersediaan

K16864922 SYE r KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4922 SYE r KPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
107 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4922
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya