Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis Perbandingan Pemberitaan Penolakan Kampanye Ahok-Djarot Pada Harian Republik Dan Harian
Media massa kembali ramai dengan pemberitaan penolakan kampanye
Ahok-Djarot. Persoalan ini muncul setelah Ahok telah diduga melakukan
penistaan agama pada saat di kepulauan seribu, pasangan Ahok-Djarot ini terlibat
dalam masalah yang berkaitan dengan hukum dan agama. Sehingga, ketika ingin
berkampanye ada sekelompok warga yang tidak suka dengan kedatangannya
sehingga melakukan penolakan. Isu terkait pemberitaan penolakan kampanye
menjadi perhatian media massa, tidak terkecuali Harian Republika dan Harian
Kompas.
Berdasarkan konteks diatas, muncul perumusan masalah dalam penelitian
ini. Adapun rumusan masalahnya ialah bagaimana framing pemberitaan
penolakan kampanye Ahok-Djarot dalam model Robert N. Entman pada harian
Republika dan harian Kompas, bagaimana perbedaan framing pemberitaan
penolakan kampanye Ahok-Djarot dalam model Robert N. Entman pada harian
Republika dan harian Kompas.
Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian konstruktivis dengan
menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis
framing Robert Entman yang membagi bingkai sebuah wacana kedalam empat
elemen; Problem Indentification (Peristiwa dilihat sebagai apa), causal
interpretation (siapa penyebab masalah), moral evaluation (penilaian penyebab
masalah), dan treatment recommendation (saran penanggulangan masalah).
Teori Konstruksi Sosial atas Realitas milik Peter L. Berger dan Thomas
Luckman menjadi teori dalam penelitian ini. Berger dan Luckman menyebutkan
bahwa realitas dibentuk oleh realitas objektif dan subjektif. Realitas objektif
terbentuk dari pengalaman di luar individu dan dianggap sebagai kenyataan.
Proses penyerapan kembali realitas objektif tersebut menghasilkan realitas yang
disebut dengan realitas subjektif. Dalam realitas subjektif, realitas tersebut
menyangkut makna, interpretasi, dan hasil relasi antara individu dengan objek.
Berita penolakan kampanye Ahok-Djarot, Harian Republika melihat kasus
pemberitaan penolakan yang dilakukan oleh sekelompok warga, harian Republika
memilih untuk berimbang dengan kasus penolakan dalam satu sisi terlihat dalam
narasumber yang harian Republika angkat. Sedangkan harian Kompas melihat
pemberitaan penolakan terhadap pasangan calon sebagai masalah hukum yang
harus diterapkan oleh Bawaslu, penggunaan istilah/melibatkan fenomena
penistaan agama yang sebenarnya tidak ada relevansinya.
Keyword: Framing, Berita, Penolakan, Warga, dan Kampanye.
Ketersediaan
| K1676 | 4898 MEL a KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4898 MEL a KPI
|
| Penerbit | Fak.Ilmu Dakwah Dan Ilmu omunikasi : Ciputat, Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
112 hlm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4898
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






