Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Dampak Bimbingan Rohani Islam Dalam Menumbuhkan Tanggung Jawab Keluarha Pada Tahanan Narkoba Di Polres Jakarta Selatan
Narapidana merupakan salah satu contoh manusia yang melakukan tindakan
negatif berupa tindak kejahatan melanggar hukum dan norma yang berlaku
dimasyarakat. Diantara penyebab orang melakukan tindak kejahatan adalah
karena pengetahuan tentang agama atau mengetahui tentang agama tetapi tidak
mengaplikasikan dalam kehidupan. Narapidana juga merupakan makhluk Allah
yang harus diperlakukan sesuai kodrat mereka sebagai manusia, mereka juga
harus mendapat pertolongan agar mereka dapat kembali ke jalan yang benar, serta
dapat menyelesaikan segala problema yang dihadapi, dan diarahkan kepada jalan
yang baik, yakni jalan yang di ridhai Allah SWT.
Lembaga Kepolisian merupakan upaya Pemerintah untuk melakukkan
penempatan khusus terhadap tahanan. Keberadaan Lembaga Kepolisian bukan
hanya sebagai tempat bagi tahanan untuk menjalankan hukuman, melainkan
tempat untuk pembinaan untuk para tahanan. Salah satu bentuk pembinaannya
dengan melakukan pendekatan dalam hal spiritualitasnya, yaitu dengan
melakukan bimbingan rohani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana proses
pelaksanaan bimbingan rohani yang ada di Polres Jakarta Selatan serta dampak
yang terjadi terhadap tahanan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif
dengan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan dalam pengumpulan data
penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi yang diperoleh langsung
dari sumber yang berkaitan dengan penelitian.
Proses bimbingan rohani dilaksanakan hari kamis dan hari minggu rata-rsata
pertemuan waktunya kurang lebih dua jam setiap pertemuan. Dampak yang terjadi
setelah mendapatkan bimbingan rohani di Polres Jakarta Selatan adalah
berdampak positif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, proses bimbingan
rohani dengan tahanan berjalan dengan baik terlihat dari sikap dan perilaku
tahanan pada saat sebelum dan sesudah diberikan bimbingan rohani Islam di
Polres Jakarta selatan. Adapun faktor pendukung dalam pelaksanaan bimbingan
rohani dalam menumbuhkan tanggung jawab keluarga adalah jadwal yang sudah
terjadwal dan alat-alat yang sudah disediakan oleh pihak Polres, sedangkan faktor
penghambatnya yaitu komunikasi, kondisi daya tangkap para tahanan dan
kurangnya pihak pembimbing yang membantu dalam proses pelaksanaan
bimbingan berlangsung.
Kata Kunci: Bimbingan Rohani Islam, Tanggung Jawab Keluarga, dan
Tahanan Narkoba
Ketersediaan
| B328 | 4836 MAH d BPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4836 MAH d BPI
|
| Penerbit | Fak.Ilmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi : Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4836
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






