No image available for this title

Text

Analisis Framing Pemberitaan revitalisasi kawasan luar batag pada Media Online



Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merevitalisasi kawasan Pasar Ikan,
Kampung Akuarium, dan Luar Batang di Penjaringan, Jakarta Utara. Ketiga daerah
ini menjadi sorotan publik karena kawasan tersebut terkenal dengan pemukiman
kumuhnya. Banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat seputar revitalisasi
ini, tentunya dipengaruhi oleh berita-berita yang muncul di media massa. Tak
terkecuali media online yang memiliki keunggulan dalam kecepatan untuk
mengupdate berita dibandingkan media konvensional.
Dari penjabaran di atas, peneliti memiliki pertanyaan penelitian mengenai
bagaimana perbandingan pembingkaian pemberitaan revitalisasi kawasan Luar
Batang pada Republika.co.id dan Detik.com. Maka tujuan penelitian ini untuk
mengetahui bagaimana perbedaan antara Republika.co.id dan Detik.com dalam
membingkai pemberitaan ini.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan
paradigma konstruktivis. Menurut pandangan kosntruktivis, media bukanlah
sekedar saluran yang bebas tetapi ia juga subjek yang mengkonstruksi realitas
sesuai dengan pandangan, bias, dan pemihakannya. Data temuan dianalisis dengan
melakukan wawancara dan dokumentasi. Teks berita dianalisis menggunakan
model framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang memiliki empat
struktur dalam menganalisis yaitu, sintaksis, skrip, tematik, dan retoris.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Konstruksi Sosial
oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman yang berasumsi bahwa realita dibentuk
dan dikonstruksi. Setiap orang bisa mempunyai konstruksi yang berbeda-beda atas
suatu realitas. Hal ini juga terjadi pada para pekerja media yang memiliki pemikiran
tersendiri dalam mengkonstruksi peristiwa dalam pemberitaannya. Seperti pada isi
berita sebuah media, merupakan hasil pengamatan peristiwa yang dilakuan oleh
para pekerja media.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan dalam konstruksi isu pada
Republika.co.id dan Detik.com. Secara umum Republika.co.id menyetujui adanya
revitalisasi jika memang tujuannya untuk kebaikan rakyat. Namun Republika.co.id
menyayangkan sikap dan cara Pemprov DKI Jakarta yang arogan dalam
menghadapi warga yang akan digusur. Lain dengan Detik.com yang berpandangan
bahwa revitalisasi ini sangat baik dilakukan guna melestarikan bangunan bersejarah
di kawasan tersebut. Detik.com berpendapat bahwa selama ini warga sekitar
menjadi penyebab rusaknya bangunan bersejarah, sehingga wajar jika Pemprov
DKI Jakarta menggusur perkampungan mereka.
Pembingkaian yang dibentuk oleh Republika.co.id menempatkan dirinya
sebagai media yang mengkritisi tujuan dan sikap Pemprov DKI Jakarta yang dinilai
tidak pro rakyat. Republika.co.id berpendapat bahwa Pemprov DKI Jakarta
memiliki agenda tersembunyi yang dianggap menguntungkan kelompok pemilik
modal. Berbeda dengan Detik.com yang membingkai pemberitaan sebagai upaya
pengawalan penataan kota yang memiliki dinamika tersendiri.
Kata kunci: revitalisasi Luar Batang, Republika.co.id, Detik.com, framing,
konstruksi sosial.


Ketersediaan

J5104869 ISN a JURNPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4869 ISN a JURN
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
87 hlm,
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4869
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya