No image available for this title

Text

Analisis produksi Talkshow hitam putih episode Syekh Ali Jaberdi Trans7



Dakwah melalui televisi mempunyai pengaruh yang efektif. Agama dan
media menyentuh manusia sebagai individu maupun bagian dari masyarakat. Di satu
sisi bahwa dakwah merupakan kewajiban dari setiap muslim. Di sisi lain, terjadinya
konstruksi sosial oleh media massa atas realitas sosial menjadikan hal yang tabu bagi
kita. Talkshow Hitam Putih episode Syekh Ali Jaber menjadi menarik karena adanya
nilai dakwah Islam yang dikonstruksikan.
Berdasarkan konteks diatas, maka tujuan tulisan ini adalah untuk menjawab
pertanyaan mayor dan minor. Adapun mayornya adalah bagaimana proses konstruksi
sosial atas realitas sosial pada produksi talkshow Hitam Putih episode Syekh Ali
Jaber? Kemudian, minornya adalah siapa dalang dari konstruksi tersebut? Mengapa
nilai dakwah Islam yang dikonstruksikan? Apa tujuan dikonstruksinya nilai dakwah
Islam pada talkshow Hitam Putih?
Ada 6 tahap dalam proses konstruksi sosial atas realitas sosial pada produksi
talkshow Hitam Putih episode Syekh Ali Jaber. Pertama, tahap penerapan unsur-unsur
komunikasi dakwah. Ke-dua, tahap pembingkaian prolog. Ke-tiga, tahap
pengungkapan diri. Ke-empat, tahap pembentukan realitas subjektif. Ke-lima, tahap
pengemasan realitas simbolik. Ke-enam tahap penetapan realitas objektif.
Teori yang digunakan adalah konstruksi sosial media massa atas realitas
sosial. Ada tiga proses terciptanya konstruksi yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan
internalisasi. Eksternalisasi merupakan proses penyesuaian diri dengan dunia
sosiokultural. Objektivasi ialah tahap interaksi sosial dalam dunia intersubjektif yang
dilembagakan. Internalisasi ialah proses individu mengidentifikasikan dirinya dengan
lembaga-lembaga sosialnya. (Burhan Bungin, 2008: 15)
Setiap realitas sosial dibentuk dan dikonstruksi oleh manusia. Proses simultan
yang digambarkan di atas tidak bekerja secara tiba-tiba. Terbentuknya proses tersebut
melalui beberapa tahap penting. Tahap menyiapkan materi konstruksi, tahap sebaran
konstruksi, tahap pembentukan konstruksi media massa, dan tahap konfirmasi.
Tahapan tersebut terjadi pada praproduksi, produksi, pasca produksi, dan evaluasi
sebuah program televisi. (Andi Fachruddin, 2012: 10-17)
Terdapat konstruksi nilai dakwah Islam atas realitas sosial di episode ini.
Produser dan tim kreatif yang menjadi dalangnya. Nilai dakwah Islam dikonstruksi
agar tercapainya tujuan sesuai visi dan misi Trans7 yaitu menyajikan program yang
berkualitas. Tujuannya untuk menciptakan rating dan share yang tinggi agar dapat
merauk keuntungan sebesar-besarnya dari pengiklan.
Dengan demikian, talkshow Hitam Putih episode Syekh Ali Jaber dikonstruksi
oleh produser dan tim kreatif. Konten dakwah Islam dijadikan materi konstruksi.
Tujuannya untuk menciptakan rating dan share yang tinggi. Selain itu, juga untuk
mencerdaskan, menghibur dan menjadikan bangsa yang membumi. Menyajikan
konten dakwah Islam telah menjadi salah satu strategi media.
Kata kunci: Konstruksi, Produksi,Talkshow Hitam Putih, Syekh Ali Jaber


Ketersediaan

K16684874 ISM a KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4874 ISM a KPI
Penerbit Fak.Ilmu Dakwah Dan Ilmu omunikasi : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
84 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4874
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya