Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Gerakan Perlawanan Perempuan Dalam Novel :analisis wacana Kritis sara milis dalam novel maryam karya okky madasari
Budaya patriarki yang masih sangat kental di Indonesia, membuat
perempuan mengalami ketidakadilan gender yang menjelma menjadi citra baku.
Sub-ordinasi, stereotype, marginalisasi, beban ganda dan kekerasan bisa
dipastikan pernah dialami oleh tiap perempuan. Tidak hanya dialami secara
langsung, bentuk-bentuk ketidakadilan gender masuk hingga ranah sastra. Banyak
ditemukan cerita-cerita novel yang secara sadar atau tidak sadar menyudutkan
perempuan.
Berdasarkan latar belakang itu, kemudian muncul pertanyaan bagaimana
gerakan perempuan ditinjau dari posisi subjek-objek berdasarkan analisis wacana
Sara Mills dalam Novel Maryam? Bagaimana gerakan perlawanan perempuan
ditinjau dari posisi pembaca berdasarkan analisis wacana Sara Mills dalam Novel
Maryam? Mengapa gerakan perempuan dalam novel digambarkan demikian
dalam Novel karya Okky Madasari?
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di
paragraf sebelumnya, maka metode yang digunakan peneliti adalah metode
analisis wacana Sara Mills. Lalu, manfaat yang ingin dicapai adalah semoga
penelitian ini mampu menjadi rujukan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan
feminisme dan analisis wacana Sara Mills kelak.
Pada penelitian ini, teori yang akan digunakan adalah teori feminisme
yang kaitannya dalam novel ini menceritakan kisah perempuan yang menyuarakan
haknya. Dalam penelitian ini yang menjadi persoalan paling utama adalah
bagaimana perempuan baik secara pribadi atau sebagai perwakilan sebuah
kelompok menyuarakan haknya dan bagaimana perjuangan perempuan tersebut
ditampilkan melalui pemilihan kata, kalimat dan bentuk cerita kepada khalayak.
Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
wacana Sara Mills. Metode ini digunakan dalam penelitian yang menitikberatkan
pada wacana tentang perempuan. Titik perhatian metode ini adalah tentang
bagaimana perempuan ditampilkan dalam teks.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa gerakan perlawanan yang
dilakukan oleh perempuan bisa dilakukan melalui jalan sastra. Dengan
menampilkan perempuan sebagai tokoh utama yang tangguh sebagai subjek yang
menggugat budaya patriarki yang sudah terlanjur mapan di tengah masyarakat
sebagai objek dan pembaca digiring untuk turut sadar akan kekeliruan yang kerap
menyudutkan perempuan.
Kata Kunci: Perempuan, Subjek, Objek, Sara Mills, Novel Maryam
Ketersediaan
| K1667 | 4889 UMM g KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4889 UMM g KPI
|
| Penerbit | Fak.Ilmu Dakwah Dan Ilmu omunikasi : Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
90 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4889
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






