Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Strategi Komunikasi Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Dalam Menyosialisasikan Metode Tamyiz Cara Cepat Menerjemahkan Al-Qur'an
Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat muslim yang paling
utama. Untuk itu umat muslim hendaknya dapat membaca dan memahami isi dari
ayat-ayat yang ada di dalam Al-Qur’an dengan cara mengetahui terjemahannya.
Bagi orang awam menerjemahkan Al-Qur’an merupakan suatu hal yang sangat
sulit, terlebih jika tidak mempunyai pengalaman belajar bahasa Arab. Pada zaman
modern seperti ini banyak ditemukan metode-metode cepat untuk mempelajari
menerjemahkan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Indonesia, salah satunya adalah
Metode Tamyiz yang diciptakan oleh pimpinan Pesantren Bayt Tamyiz, yaitu
Abah Abaza yang didirikannya sejak enam tahun lalu. Adanya Metode Tamyiz,
membuat Pesantren Bayt Tamyiz banyak kedatangan peserta didik dari berbagai
daerah. Saat ini sosialisasi dan penyebaran Metode Tamyiz sebagai cara cepat
menerjemahkan Al-Qur’an sudah tersebar sebagian wilayah di Indonesia.
Kesuksesan yang diraih oleh pesantren dalam menyosialisasikan Metode Tamyiz,
tentunya tidak terlepas dari strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pesantren
Bayt Tamyiz.
Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menjawab pertanyaan berikut: bagaimana perumusan strategi komunikasi
pesantren Bayt Tamyiz dalam menyosialisasikan Metode Tamyiz? bagaimana
implementasi strategi komunikasi Pesantren Bayt Tamyiz dalam
menyosialisasikan Metode Tamyiz?, bagaimana evaluasi strategi komunikasi
Pesantren Bayt Tamyiz dalam menyosialisasikan Metode Tamyiz?
Teori yang digunakan adalah konsep strategi yang dikemukakan oleh Fred
R. David. Konsep tersebut menyebutkan ada tiga tahapan yang harus dilalui, yaitu
pertama, perumusan strategi di mana pada tahap ini merupakan langkah-langkah
yang harus diambil dalam perencanaan komunikasi. Ke dua implementasi strategi
dimana pada tahap ini kegiatan yang sudah dirumuskan dan direncanakan akan di
aksikan dengan adanya komitmen dan komunikasi yang efektif dari sumber daya
manusianya. Yang ke tiga, evaluasi strategi pada tahap ini untuk mengukur dan
menentukan sejauh mana strategi dapat dicapai.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
analisis deskriptif. Sumber data didapat melalui hasil observasi, wawancara dan
dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti selama penelitian.
Strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pesantren Bayt Tamyiz dalam
menyosialisasikan Metode Tamyiz melalui program pelatihan Metode Tamyiz.
Pada tahap perumusan strategi, berupa fokus pada visi misi Metode Tamyiz,
menentukan dan mengenal sasaran komunikasi, menyusun pesan, mentapkan
metoda dan seleksi penggunaan media. Tahap implementasi dilakukan dengan
mengadakan program pelatihan Metode Tamyiz, yakni terdapat program liburan,
program sebulan sejuta bintang dan program pesantren sentot serta didukung
dengan media cetak, sosial dan website. Evaluasi dilakukan dengan melihat faktor
pendukung dan penghambat, baik yang terdapat di ekstrenal maupun internal.
Kata kunci: Strategi Komunikasi, Pesentren Bayt Tamyiz, Sosialisasi,
Metode Tamyiz.
Ketersediaan
| K1663 | 4825 INA s KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4825 INA s KPI
|
| Penerbit | Fak.Ilmu Dakah Dan Ilmu Komunikasi : Jakarta., 2017 M/1438 H |
| Deskripsi Fisik |
93 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4825
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






