No image available for this title

Text

Analisis Semiotika Nialai-Nilai Pluralitas Dalam FILM Jerusalem



Pluralitas atau keberagaman merupakan gejala sosial yang sangat umum ditemui dalam setiap kehidupan bermasyarakat. Masyarakat menempati satu wilayah dengan beragam suku, ras, agama, budaya dan lainnya. Keberagaman mengenai agama masih sangat sulit untuk diterima dalam bermasyarakat, terutama saat ada yang memakai pakaian keagamaan sebagai identitas agama mereka. Film merupakan media massa yang dapat digunakan sebagai lembaga pendidikan formal maupun non-formal dalam memengaruhi dan membentuk masyarakat berdasarkan muatan pesan di dalam sebuah film. Film Jerusalem merupakan salah satu film dokumenter yang menyajikan kisah kota Yerusalem yang dianggap sebagai kota suci oleh tiga agama besar di dunia, di mana Yahudi, Kristen dan Islam hidup berdampingan di kota Yerusalem. Film ini bertujuan agar kita bisa saling menerima dan menghargai agama lainnya.
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: bagaimana makna denotasi, konotasi dan mitos yang terdapat dalam film Jerusalem menurut teori semiotika model Roland Barthes yang mempresentasikan nilai-nilai pluralisme?
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika model Roland Barthes dan konsep pluralitas. Dalam semiotika Roland Barthes, sistem signifikansi terbagi ke dalam dua tingkatan, di mana denotasi merupakan sistem signifikansi tingkat pertama, sementara konotasi merupakan tingkat kedua. Konotasi identik dengan operasi ideologi, yang disebutnya sebagai „mitos?, yang berfungsi guna mengungkapkan pembenaran bagi nilai-nilai dominan yang berlaku dalam periode tertentu. Sedangkan pluralitas adalah adanya keadaan yang berisi keberagaman, baik budaya, ras, suku, agama maupun lokalitas.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Yaitu metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, gambar dan buku-buku. Paradigma penelitian yang digunakan ialah paradigma konstruktivis yang berdasar pada pemikiran umum tentang teori-teori yang dihasilkan oleh peneliti dan teoritis aliran konstruktivis.
Hasil penelitian ini menampilkan beberapa scene yang mempresentasikan nilai-nilai pluralitas, baik secara verbal maupun non-verbal, seperti adanya scene saat bangunan suci ketiga agama ada di dalam satu frame, penerimaan publik terhadap hak orang lain untuk mengenakan atribut keagamaan, penjelasan mengenai perspektif Islam tentang pluralitas, seperti saling menghargai dan menerima agama satu dengan lainnya dalam satu wilayah, adanya interaksi positif secara duniawi, dan berbuat adil terhadap agama selain agama Islam.
Kata kunci: Semiotika, Pluralitas, Film, Jerusalem.


Ketersediaan

K16604820 DIT a KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4820 DIT a KPI
Penerbit Fak.llmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
77 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4820
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya