Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Evaluasi hasil terapi okupasi bagi anak tunagrahita di yayasan pendidikan luar biasa Nusantara Depok
Muhamad Hafiz Zuldi
Evaluasi Hasil Terapi Okupasi Bagi Anak Tunagrahita di Yayasan
Pendidikan Luar Biasa Nusantara Depok
Dalam perkembangannya, anak tunagrahita memiliki keterbatasan dalam
berbagai aspek misalnya perkembangan personal, sosial kognitif, keterampilan
berbahasa, motorik dan sensorik yang dapat diamati melalui ketidakmatangan
perilaku sosialnya. Untuk membantu anak tunagrahita dalam melatih keterampilan
motorik, personal dan perilaku sosial salah satunya melalui sebuah terapi yaitu
terapi okupasi. Terapi okupasi yang dilakukan oleh Yayasan Pendidikan Luar
Biasa Nusantara Depok untuk membantu dalam meningkatkan keterampilan
motorik anak terutama anak tunagrahita dalam bentuk kegiatan sehari-hari dan
pemanfaatan waktu luang. Dengan adanya terapi okupasi ini anak tunagrahita
diharapkan dapat mengalami perubahan pada perkembangannya.
Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi hasil dari
terapi okupasi bagi anak tunagrahita di YPLB Nusantara Depok. Pendekatan
dalam penelitian ini menggunakan kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan
data penelitian ini merupakan kumpulan data dari wawancara dan observasi yang
diperoleh dari informan; satu orang ketua yayasan, dua orang pengasuh, satu
terapis, dua orang siswa tunagrahita berasrama dan satu orang siswa tunagrahita
non-asrama serta tiga orangtua dari siswa tunagrahita. Dalam penelitian ini,
peneliti menggunakan teori evaluasi hasil dari Isbandi Rukminto yang digunakan
untuk menganalisa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan dari terapi okupasi yang diberikan
kepada anak tunagrahita di YPLB Nusantara Depok lebih terlihat hasilnya pada
siswa yang berasrama yaitu dengan adanya perubahan pada aspek bina diri
dimana siswa yang berasrama sudah dapat mandiri dalam melaksanakan kegiatan
sehari-hari dan dalam pemanfaatan waktu luang siswa yang berasrama dapat
mengembangkan minat dan bakatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler. Perubahan
tersebut dapat dilihat dalam kurun waktu 2 tahun. Sedangkan pada siswa nonasrama
masih belum banyak menunjukkan perubahan dikarenakan kurang
konsistennya orang tua dalam menerapkan bina diri dan pemanfaatan waktu luang
anak ketika di rumah.
Kata Kunci : Terapi Okupasi, Anak Tunagrahita, Yayasan Pendidikan Luar Biasa
Nusantara Depok.
Ketersediaan
| J493 | 4830 MUH e KESSOS | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4830 MUH e KESSOS
|
| Penerbit | Fak.Ilmu Dakwh Dan Ilmu Komunikasi : Jakarta., 1438 H/2017M |
| Deskripsi Fisik |
83 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4830
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






