No image available for this title

Text

Pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)pada lembaga inkubator bisnis baznas



Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu pelaku ekonomi yang
mendominasi dalam dunia wirausaha, yang memiliki peranan penting dalam memajukan
perekonomian suatu negara. Di negara berkembang seperti Indonesia UMKM menjadi
berperan sangat penting, khususnya dari perspektif kesempatan kerja dan sumber pendapatan
bagi kelompok miskin. Dalam proses bisnisnya, para pelaku usaha mikro keci dan menengah
memiliki beberapa faktor penghambat seperti skill (keterampilan) dan link pasar serta
khususnya adalah sulitnya mendapatkan akses modal. Dan jawaban akan faktor penghambat
pada perkembangan proses bisnis usaha mikro kecil dan menengah yaitu dengan bergabung
dalam lingkup Pemberdayaan yang dilakukan oleh Lembaga Inkubator Bisnis Baznas.
Pemberdayaan yang sudah dilakukan Lembaga Inkubator Bisnis Baznas diantaranya
yaitu pemberdayaan eceng gondok di desa Cililin-Cihampelas, Bandung. Dengan
memanfaatkan tanaman eceng gondok menjadi sebuah anyaman dengan produk yang
dhasilkan semakin berkembang. Ada pula pemberdayaan warung kelontongan atau yang
biasa disebut Z-Mart oleh Baznas. Z-Mart ini di desain menjadi warung kelontongan yang
menarik, karena melihat pasar yang didominasi oleh mini market, maka Lembaga Inkubator
berinisiatif untuk merubah warung kelontongan tidak kalah menarik dengan mini market
lainnya. Pemberdayaan yang terakhir adalah kopi sepeda keliling. Usaha nonformal ini
diberdayakan dengan pemberian masing-masing kebutuhannya. Ketiga bidang usaha tersebut
kini dapat menikmati pendapatan dari hasil penjualan yang semakin meningkat. Faktor yang
menjadi pendukung keberhasilan usaha ini adalah kemauan yang kuat serta keterampilan
dasar yang sudah dimiliki dalam berwirausaha, dan faktor penghambatnya adalah modal yang
terbatas serta lingkup pemberdayaan yang letaknya lumayan jauh sehingga menyulitkan
dalam melakukan Controlling.
Metode Penelitian yang digunakan pada penyusunan skripsi ini, penulis menggunakan
pendekatan Kualitatif Deskriptif. Hasil dari penelitian ini, peneliti membuat kesimpulan yang
diperoleh ialah salah satu lembaga yang menerapkan metode ini yatu Lembaga Inkubator
Bisnis Baznas dengan sasaran utamanya adalah para pelaku usaha mikro kecil dan menengah.
Pemberdayaan yang dilakukan guna menambah penghasilan dengan memberikan modal dan
meningkatkan keterampilan serta pemberian link pasar bagi para pelaku usaha.
Kata Kunci : Pemberdayaan, UMKM


Ketersediaan

M6464873 NUR pPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4873 NUR p
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
80 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4873
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya