No image available for this title

Text

Metode Bimbingan Rohani Terhadap Warga Binaan Di Panti Sosial Tresna Werdha BUdi Mulia 4 Jakarta Selatan



Permasalahan penyandang masalah kesejahteraan sosial semakin lama kian
meningkat. Banyak yang menjadi penyebab mengapa semua itu bisa terjadi. Masalah
PMKS memang sangat beragam mulai dari anak jalanan, pemulung, PSK, dan lanjut
usia terlantar. Sungguh sangat memperhatinkan bila hal tersebut semakin lama kian
meningkat. Salah satunya adalah permasalahan lansia. Usia lansia adalah usia yang
paling rentan terkena stres dan depresi karena ketidak terimaan diri dengan apa yang
dialami, tidak hanya stres dan depresi yang dialami, masih banyak sekali masalahmasalah
yang sering muncul pada diri lansia, diantaranya permasalahan fisik, mental
dan sosial. Dari permasalahan-permasalahan itu tidak jarang akan menimbulkan
ketidaknyamanan dalam diri. Perlu adanya perhatian yang lebih kepada mereka.
Untuk itu tepat sekali jika pemerintah menyediakan tempat bagi golongan-golongan
lansia terlantar. Pada masa lansia perlu adanya kekuatan yang lebih dalam
meningkatkan kualitas rohaninya. Karena ketika tua seseorang akan mulai
memikirkan masa depannya di akhirat nanti. Seperti yang telah dilakukan oleh salah
satu Panti Sosial Tresna Werdha yang terletak di Jln. Margaguna Radio Dalam
Jakarta Selatan. Panti lanjut usia ini telah memberikan bimbingan rohani kepada
lansia dengan metode yang secara khusus diberikan oleh pihak panti yang berupa
memberikan jalan yang dapat mempermudah lansia untuk bisa meningkatkan kualitas
rohaninya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang proses pelaksanaan
pelayanan terhadap warga binaan sosial yaitu lansia dan metode metode yang
digunakan pada pelaksanaan bimbingan rohani. Dimana bimbingan merupakan suatu
proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan
supaya individu dapat memahami dirinya dan lingkungannya. Dalam penelitian ini
penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif.
Adapun pengumpulan data penelitiannya dilakukan dengan wawancara dan observasi
yang diperoleh langsung dari sasaran penelitian berupa catatan, rekaman, dan datadata
dari sumber yang terkait dengan penelitian.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode bimbingan rohani yang
diberikan kepada warga binaan yaitu lansia, yaitu dengan metode individual dan
kelompok. Metode-metode lain pun digunakan sesuai dengan kondisi dan keadaan
lansia. Dalam hal ini berarti dapat dikatakan bahwa pelaksanaan bimbingan rohani
cukup baik dan lancar serta berdampak positif bagi lansia. Dan memang tidak hanya
untuk meningkatkan kualitas rohani lansia saja,begitu juga dengan jasmaninya.


Ketersediaan

B3244771 ELI m BPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4771 ELI m BPI
Penerbit Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi : Ciputat, Jakarta.,
Deskripsi Fisik
62 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4771
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya