Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis Wacana Pemberitaan Legalisasi Pernikahan Sejenis Di Amerika Serikat Pada Republika Online
Pelegalisasian pernikahan sejenis oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat pada 26 Juni 2015 lalu telah menarik perhatian dunia. Berbagai media massa meliput kebijakan yang dipandang kontroversial ini. Tak sedikit pula media massa yang menjadikan berita ini sebagai agenda setting medianya. Tanpa disadari masyarakat pun terbelah menjadi kelompok pro LGBT dan kelompok yang kontra LGBT. Republika Online sebagai media berasaskan nilai Islam, yang juga memberitakan secara terus-menerus, terlihat beberapa kali menampilkan judul yang bernada positif. Pada beberapa kasus, ada kelompok yang dominan dan kelompok yang dimarjinalkan dalam pemberitaan berita. Maka, atas dasar itulah yang menjadi pertanyaan penelitian di sini adalah bagaimana Republika Online mewacanakan pihak-pihak yang terlibat dalam pemberitaan pelegalisasian pernikahan sejenis di Amerika Serikat, yakni antara kelompok pro LGBT dengan kelompok yang kontra pada LGBT. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengetahui keberpihakan Republika Online dalam pemberitaan pada tanggal 26 Juni-10 Juli 2015. Penulis menggunakan metode penelitian analisis wacana kritis, dalam level analisis teks, berdasarkan analisis wacana model Theo Van Leeuwen. Pada teorinya, terdapat istilah inklusi dan eksklusi yang dapat mengidentifikasikan keberpihakan media terhadap kelompok tertentu. Berdasarkan analisis teks berita tersebut, maka penulis menemukan bahwa sebagian besar isi 18 berita Republika Online yang dianalisis menggunakan startegi wacana inklusi identifikasi, kategorisasi, asimilasi, abstraksi, diferensiasi dan asosiasi. Serta terdapat strategi ekskuli namun dalam jumlah yang sedikit. Penulis menginterpretasikan bahwa meskipun judul pemberitaan bernada positif, namun terlihat bahwa Republika Online menempatkan kelompok pro LGBT sebagai yang dimarjinalkan secara wacana dan dalam posisi yang kurang dominan serta digambarkan secara negatif, sementara kelompok yang kontra pada LGBT menjadi yang dominan. Penulis berkesimpulan bahwa Republika Online memang memiliki keberpihakan pada kelompok yang kontra terhadap LGBT. Penulis menyimpulkan kemungkinan ada kaitannya ideologi Republika Online yang berasaskan nilai keislaman. Dalam Islam pernikahan sejenis sangat dilarang keras, sehingga Republika Online berpihak pada kelompok yang sepaham dengan landasan tersebut. Keywords: Analisis Wacana, Pemberitaan, Pernikahan Sejenis, Amerika Serikat, Republika Online
Ketersediaan
| J404 | 4455 FAT a JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4455 FAT a
|
| Penerbit | Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta., 1437 |
| Deskripsi Fisik |
166 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4455
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
1
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






