Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis framing Pemberitaan Keterlibatan Kembali Keluarga Ratu Atut Chosiyah Dalam Pilkada Serentak Tahun 2015 Di Provinsi Banten Pada Harian Radar Banten
Menjelang pilkada serentak di sejumlah daerah di Indonesia, pemberitaan
politik daerah mendominasi di berbagai media, baik media nasional maupun
media lokal. Terungkapnya kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Banten Ratu
Atut Chosiyah dan adiknya Tb. Chairi Wardana menjadikan pemerintahan di
provinsi Banten sorotan utama media. Berangkat dari kasus tersebut, media
membeberkan informasi terkait kekuasaan politik keluarga Atut atau yang disebut
dengan politik dinasti. Keterlibatan kembali keluarga Atut seperti Tatu dan Airin
dalam pilkada serentak tahun 2015 menjadi informasi menarik bagi media massa,
salah satu media lokal yaitu Harian Radar Banten mengangkat keterlibatan
kembali keluarga Atut sebagai berita yang muncul di beberapa edisi.
Berdasarkan pernyataan di atas, maka muncul pertanyaan yaitu,
Bagaimana Harian Radar Banten membingkai pemberitaan keterlibatan keluarga
Ratu Atut Chosiyah dalam pilkada serentak tahun 2015 di Provinsi Banten
berdasarkan model analisis Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang meninjau
bingkai berita melalui sintaksis, skrip, tematik dan retoris?
Teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial realitas yang
diperkenalkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman yang telah dikritik oleh
Burhan Bungin bahwa konstruksi sosial media massa atas realitas sosial melihat
bagaimana realitas dipandang oleh individu secara subjektif. Analisis yang
digunakan adalah analisis framing Zhongdang Pan dan Gerlad M. Kosicki.
Dengan menggunakan analisis framing Pan dan Kosicki, analisis terbagi menjadi
empat struktur analisis yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik dan retoris.
.Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis yang beranggapan
bahwa realitas merupakan konstruksi sosial yang diciptakan oleh individu.
Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif di mana dalam
menganalisis data, penelitian ini mengolah data telaah teks berita, observasi dan
wawancara.
Dari kelima berita yang dianalisis dengan melihat sintaksis, skrip, tematik
dan retoris berita ditemukan bahwa pada bingkai Harian Radar Banten sintaksis
pada berita ialah penekanan aspek bahwa keluarga Atut terancam tidak dapat
berkompetisi dalam pilkada karena rancangan peraturan KPU, skrip dari berita
lebih menekankan kepada keluarga Atut sebagai aktor utama mengenai dinasti
politik yang mendominasi kekuasaan di pemerintahan Provinsi Banten yang
ditonjolkan, tematik dari berita lebih menekankan kepada kasus korupsi yang
melibatkan Ratu Atut Chosiyah dan adiknya Tb. Chairi Wardana yang selalu
dikaitkan di setiap berita dan pada retoris berita terdapat leksikon yaitu
penggunaan kata-kata seperti tamat, aroma balas dendam dan diberondong yang
menekan posisi keluarga Atut yang yang terancam tidak dapat berkompetisi di
pilkada dalam pemberitaan menjelang pelaksanaan pilkada serentak Desember
tahun 2015 di Harian Radar Banten.
Kata Kunci: Pilkada Serentak, Keluarga Atut, Politik Dinasti, Harian Radar
Banten.
Ketersediaan
| J403 | 4427 DEW a JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4427 DEW a JURN
|
| Penerbit | Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta., 1437 |
| Deskripsi Fisik |
110 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4427
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
1
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






