No image available for this title

Text

Analisis Framing Berita Pemblokiran Situs Islam Radikal Pada Okezone Com Dan Republika Online



Pemblokiran terhadap 22 situs Islam yang dilakukan pemerintah terjadi
karena disinyalir situs Islam tersebut menyebarkan paham radikalisme di kalangan
masyarakat. Pemblokiran situs Islam yang dilakukan pemerintah menimbulkan pro
dan kontra di kalangan masyarakat. Hal ini pun terjadi pada kedua media online yang
menyajikan berita mengenai isu atau peristiwa ini. Okezone.com dan Republika
Online turut menyajikan berita mengenai pemblokiran situs Islam ini. Kedua media
online memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat suatu isu atau peristiwa.
Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana Okezone.com
membingkai berita mengenai pemblokiran situs radikal dan bagaimana Republika
Online membingkai berita mengenai pemblokiran situs Islam. Dengan melihat
rumusan masalah tersebut, maka akan terlihat bagaimana perbandingan kedua media
online dalam melihat kasus pemblokiran situs Islam.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konstruksi sosial atas
realitas yang diperkenalkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman. Teori ini
mengatakan bahwa realitas yang ada pada proses sosial bukanlah terjadi secara
alamiah melainkan hasil dari sebuah konstruksi manusia. Kemudian untuk
mengetahui bagaimana Okezone.com dan Republika Online membingkai berita
mengenai pemblokiran situs Islam peneliti menggunakan analisis framing model
Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Dengan menggunakan empat struktur besar
yaitu, struktur sintaksis, skrip, tematik dan retoris.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan
paradigma konstruktivis dan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data
yaitu wawancara dan analisis teks. Peneliti memilih berita pada edisi April 2015 dan
memfokuskan pada tiga berita baik Okezone.com dan Republika Online kemudian
menganalisis berita tersebut dengan hasil wawancara dari narasumber yang terkait.
Hasil penelitian terhadap Okezone.com dan Republika Online, terdapat
perbedaan pembingkaian mengenai berita pemblokiran situs Islam. Okezone.com
menekankan berita mengenai apresiasi dan dukungan-dukungan atas tindakan
pemerintah dalam melakukan pemblokiran situs radikal. Republika Online
menekankan berita mengenai kritikan atas tindakan pemerintah dalam melakukan
pemblokiran situs Islam.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedua media online ini
mempunyai sudut pandang yang berbeda dalam memberitakan sebuah isu atau
peristiwa. Okezone.com selalu mengunakan istilah “situs radikal” di tiap beritanya
karena ini merupakan Magic Word. Penggunaan Magic Word agar pembaca cepat
paham dan tangkap dengan arah pemberitaan Okezone.com. Republika Online
menggunakan istilah “situs Islam” karena tidak semua situs Islam yang memberitakan
pola-pola kekerasan tidak berarti menyebarkan radikalisme.
Kata kunci: pemblokiran, media online, situs Islam, situs radikal dan pemerintah.


Ketersediaan

J4024454 NUR a JURNPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (skripsi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4454 NUR a JURN
Penerbit Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
114 hlm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4454
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya