Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Penetrasi sosial dalam komunikasi antar pribadi pengurus dengan santri baru di lingkungan pondok pesantren darunajah CipinanG Bogor Jawa Barat
Penetrasi Sosial merupakan teori komunikasi antarpribadi, yaitu sebagai
proses ikatan hubungan yang melibatkan dua orang atau lebih dalam rangka
interaksi sosial pada lingkungan tertentu. Pengurus Pesantren Darunnajah
Cipining dengan para santri baru guna mengetahui permasalahan santri, karena
pengurus (ustaz) adalah pengganti orang tua mereka selama mereka masih
menjadi santri Pondok Pesantren Darunnajah Cipining.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk
menjawab pertanyaan mayor dan minor. Adapun pertanyaan mayor adalah
bagaimana pelaksanaan penetrasi sosial dalam pola hubungan Pengurus
dengan santri barudi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining, Bogor, Jawa Barat?,
dan pertanyaan minornya adalah bagaimana gambaran faktor-faktor yang
mempengaruhi serta hasil penetrasi sosial yang dilaksanakan oleh para pengurus
dengan santri baru di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining?
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tipe penelitian ini menggunakan
tipe deskripsi analisis yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan
sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data. Teknik pengumpulan data melalui
teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini
adalah Pondok Pesantren Darunnajah Cipining, Bogor, Jawa Barat. Subjek
penelitiannya adalah santri, pengurus, Pondok Pesantren Darunnajah Cipining,
Bogor, Jawa Barat.
Tujuan diadakannya penelitian ini adalah: 1) Mengetahui penetrasi sosial
antara pengurus dan santri baru di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining. 2)
Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penetrasi sosial maupun hasilnya
yang dilaksanakan oleh pengurus dengan para santri baru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetrasi sosial antara pengurus
(ustaz) dengan santri untuk mengatasi beberapa hal terjadi selama jam pelajaran,
misalnya ketika santri kesulitan dalam memahami materi pelajaran, serta di luar
jam pelajaran, yaitu ba’da ashar yang dapat digunakan santri berkonsultasi dengan
ustaznya mengenai berbagai permasalahan di pondok, dan pengurus membuka diri
untuk konsultasi baik secara formasl maupun informal Faktor pendukung
pelaksanaan penetrasi sosial di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining adalah
ustaz, keorganisasian, serta sarana dan prasarana,.
Teori Altman dan Taylor mengenai komunikasi, teori bawang merah dan
tahap pengembangan hubungan antarpribadi benar adanya. Adapun hasil
penelitian di lapangan menunjukkan bahwa penetrasi sosial antara pengurus
dengan santri baru antara lain yaitu: peningkatan disiplin pribadi, peningkatan
kesehatan fisik, peningkatan kemampuan intelektual, peningkatan wawasan
berpikir dan peningkatan rasa percaya diri para santri.
Kata kunci: penetrasi sosial, santri, ustaz, pondok pesantren.
Ketersediaan
| K1449 | 5358 AKB p KPI | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Skripsi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
5358 AKB p KPI
|
| Penerbit | Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta., 2015 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
5358
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






