No image available for this title

Text

Evaluasi Pelaksanaan Program Sekolah Gratis Bagi Keluarga Miskin Di Yayasan Ibnu Sina Maleo Bintaro



Kemiskinan sangat berkaitan dengan pendidikan, nampak jelas masalah
yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya
mutu pendidikan di berbagai tingkat pendidikan formal ataupun pendidikan non
formal. Dengan adannya korelasi antara kemiskinan dan pendidikan, banyak anak
tidak bisa bersekolah, lalu tidak dapat megubah nasibnya. Bagaimana pun, stigma
pendidikan mahal sangat melekat di benak masyarakat yang tidak mampu. Sebab,
pendidikan menyangkut pembangunan karakter dan sekaligus mempertahankan
jati diri manusia sebagai suatu bangsa. Karena itu, setiap bangsa yang ingin maju,
maka pembangunan dunia pendidikan selalu menjadi prioritas utama. Karena
dengan pendidikan maka akan tercipta sumber daya manusia yang handal yang
mempunyai pemikiran menuju kedepan yang nantinya tentu akan meningkat
derajat bangsa. Untuk itulah diperlukan adannya strategi pemberdayaan di sektor
pendidikan. Karena pendidikan diharapkan agar anak Indonesia memperoleh
berbagai pengetahuan yang dapat digunakan untuk memahami dan memanfaatkan
sebagai potensi yang dimilikinya. Pendidikan adalah sebuah proses
pemberdayaan. Karena itu, Yayasan Ibnu Sina Maleo Bintaro sebagai salah satu
yayasan yang bergerak untuk mengembangkan pendidikan alternatif dalam bentuk
sekolah gratis, sebagai upaya pemberdayaan.
Penelitian ini bermaksud mengetahui lebih jauh bagaimana evaluasi
pelaksanaan program sekolah gratis bagi keluarga miskin di Yayasan Ibnu Sina
Maleo Bintaro, apa saja dampak permasalahan terhadap evaluasi pelaksanaan
sekolah gratis bagi keluarga miskin. Pada penelitian ini peneliti menggunakan
pendekatan kualitatif jenis penelitian metode evaluasi. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan serangkaian observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.
Prosedur pemilihan informan ini adalah purposive samling, adapun informan
dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yaitu 2 pembina yayasan, 2 ketua
pengelola sekolah, 4 guru-guru, 3 staff, 3 siswa, dan 2 orang tua siswa di Yayasan
Ibnu Sina Maleo Bintaro.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pelaksanaan program sekolah gratis
ini belum memiliki evaluasi secara berkala setiap bulannya, melainkan
dilakukanya evaluasi setiap pertengahan semester dan akhir semester akan
membahas program KBM serta program yang sudah berjalan ataupun program
yang akan dilanjutkan. Hasil evaluasi yang dilakukan pihak Yayasan penulis dapat
menafsirkan bahwa evaluasi ini dilakukan belum terlalu detail mengenai evaluasi
pelaksanaan program sekolah gratis bagi keluarga miskin di Yayasan Ibnu Sina
Maleo seharusnya Yayasan melakukan evaluasi mengenai pencapaian tujuan
bukan hanya kepada perkembangan anak tetapi perkembangan keluargannya dari
segi pemanfaatan, dan perubahan perilaku siswa, yang dimana orang tua siswa
merasakan dan menilai baik atau tidaknya sekolah gratis ini, dapat dilanjutkan
atau tidak perlu adannya peninjauan yang lebih spesifik.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4160 YUL e KESSOS
Penerbit Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4160
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya