Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Analisis Wacana Pemberitaan Legalisasi Aborsi di Beritasatu.com
Aborsi adalah berakhirnya kehamilan dapat terjadi secara spontan akibat kelainan
fisik wanita atau akibat penyakit biomedis internal atau mungkin disengaja melalui campur
tangan manusia, hal ini bisa dilakukan dengan cara meminum obat-obatan tertentu dengan
tujuan mengakhiri kehamilan atau mengunjungi dokter dengan tujuan meminta pertolongan
untuk mengakhiri kehamilan baik mengosongkan isi rahim melalui proses peyedotan atau
dengan melebarkan leher rahim dan menguret isinya. Belum lama ini pemerintah lewat PP
No 61 Tahun 2014 melegalkan kegiatan tersebut apabila memenuhi persyaratannya. Yang
pertama adalah jika wanita tersebut korban pemerkosaan dan yang kedua jika ada darurat
medis. Hal ini sangat bertentangan kepada etika kedokteran dan juga norma agama.
Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah,
bagaimana wacana yang diangakat oleh Beritasatu.com terkait legalisasi aborsi? Bagaimana
kognisi sosial yang melatarbelakangi wacana yang dibentuk pada pemberitaan legalisasi
aborsi di Beritasatu.com? Bagaimana konteks sosial Beritasatu.com pada berita legalisasi
aborsi?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma
konstruktivis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis wacana Teun A.
Van Dijk. Analisis ini mengaitkan tiga dimensi yaitu, teks, kognisi sosial, dan juga konteks
sosial. Peneliti membuat tema penelitian legalisasi aborsi pro dan kontra yang tengah terjadi
di masyarakat.
Dari data diatas Van Dijk memiliki tiga elemen yang sangat penting di dalam
penelitian yang akan dilakukan. Yang pertama adalah teks. Elemen teks adalah bagaimana
suatu berita dilihat dari segi teksnya. Semua yang berhubungan dengan teks diuraikan pada
level ini. Yang kedua adalah level kognisi sosial. Kognisi sosial adalah bagaimana media
yang dijadikan objek penelitian memberitakan suatu isu dalam hal ini adalah legalisasi aborsi.
Dan yang ketiga adalah level konteks sosial. Konteks sosial adalah bagaimana berita yang
sudah ada bisa sampai kepada masyarakat dan bagaimana pula masyarakat menilai hal
tersebut.
Hasil penelitian di lapangan pada kasus legalisasi aborsi di Beritasatu.com
menggambarkan bagaimana pihak dari Beritasatu.com sangat menolak legalisasi aborsi yang
di keluakan oleh pemerintah. Pada level teks peneliti menemukan kusimpulan bahwa teks
yang dibuat oleh beritasatu.com seseuai ketentuan yang berlaku pada jurnalistik. Pada level
kognisi sosial Beritasatu.com jelas menolak legalisasi aborsi. Hal ini dilandaskan oleh
bagaimana cara berpikir masyarakat Indonesia yang berbeda-beda. Pada tahap ini pula
diketahui bahwa pandangan media online terhadap suatu kasus yang terjadi di tengah-tengah
masyarakat tidaklah sejelas yang ada di media cetak. Media cetak selalu mempunyai
pandangan terhadap suatu kasus dan dituangkan ke dalam tajuk rencana. Masyarakat harus
lebih kritis terhadap pemberitaan yang ada, dan juga harus memberikan kontribusi untuk
kemajuan bangsa Indonesia
Kata Kunci : Legalisasi, Aborsi, Beritasatu.com,PP no 61 tahun 2014, Analisis
wacana Teun A. Van Dijk
Ketersediaan
| J328 | 4123 YUD a JURN | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (JURN) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4123 YUD a JURN
|
| Penerbit | Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta., 1436 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4123
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






