No image available for this title

Text

Representasi Demuslimisasi Rohingya Pada Foto Rubrik Teraju di Harian Republika



Perkembangan teknologi fotografi bermula dari keingintahuan manusia
terhadap media perekam gambar sesuai dengan aslinya. Cikal bakal
perkembangan teknologi dimulai sejak abad 5 SM, Gemma Frecius orang yang
pertama kali mematenkan alatnya yaitu sebuah kotak penangkap bayangan
gambar, sebuah alat yang mulanya untuk meneliti konstelasi bintang-bintang
secara cepat. Muslim Rohingya adalah dari Burma Barat. Sebagai kelompok
minoritas Muslim, mereka menghadapi diskriminasi sistematis oleh rezim militer.
Rohingya bukan warga negara dipertimbangkan dan tidak bisa bergerak, menikah,
atau mencari pekerjaan tanpa memperoleh izin atau membayar suap. Tanpa hakhak
dasar yang diberikan oleh kewarganegaraan, mereka tidak berdaya untuk
menghindari pajak sewenang-wenang, kerja paksa, atau penyitaan tanah
mereka.pada rubrik foto Teraju diharian Republika mengajak kita sebagai umat
muslim memberikan rasa empati kepada umat muslim Myanmar.
Konflik Myanmar (Burma) menyita perhatian dunia internasional akhirakhir
ini. Penindasan yang dialami Muslim Rohingya membuka mata atas sejarah
mereka sebagai etnis Myanmar yang tidak diakui. Bahkan tidak saja itu, program
pembersihan etnis ditengarai dilakukan pemerintah dengan berbagai metode yang
kejam. Pada Foto rubrik Teraju di harian Republika menampilkan berita yang
menyita perhatian dunia tersebut. maka dapat diajukan beberapa pertanyaan,
yaitu: apa yang di representasi Harian Republika terhadap muslim Rohingya?
bagaimana penanda dan petanda dalam foto foto rubrik Teraju Harian Republika?
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori representasi Stuart
Hall meaning culture. Semiotika Roland Barthes.dengan konsep denotasi dan
konotasi signifier (penanda) signified (petanda).
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif oleh karena itu,
peneliti melakukan pengamatan secara menyeluruh, melakukan pengumpulan data
dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi pada tanda-tanda dalam rubrik
foto peristiwa Rohingya yang terdapat diharian Republika.
Penelitian menemukan bahwa kerusuhan antar masyarakat di negara
bagian Rakhine, Myanmar, membuat ratusan sampai ribuan orang kehilangan
tempat tinggal. Protes keras yang terjadi di mana-mana. Pada foto-foto harian
Republika lebih menonjolkan aspek dan isu yang berkaitan dengan hukum dan
moral juga sisi kemanusiaan dari penderitaan para korban konflik terutama etnis
muslim Rohingya, kemudian penyelesaian ditawarkan melalui hukum dan
dukungan moral yang penting dari masyarakat.
Keyword: Fotografi, Representasi Stuart Hall, Semiotika Roland Barthes,
Rohingya, Republika.


Ketersediaan

K13674155 SAB r KPIPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (KPI)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
4155 SAB r KPI
Penerbit Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
4155
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya