Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Metode Komunikasi Mahalah Online dan Offline:studi etnometodologi majalah historia dalam meninkatkan kesadaran terhadap sejarah
Masyarakat Indonesia dihadapi pada berbagai macam kerugian-kerugian diberbagai
macam aspek.Korupsi merajalela, pendidikan tak merata, kemakmuran yang tak merata.
Kesemuanya itu karena masyarakat lupa terhadap sejarah. Menurut Anhar Gonggong sejarah
tidak pernah tidak terkait dengan masa depan. Majalah Historia mempunyai tujuan untuk
mengubah perilaku masyarakat agar menanamkan kesadaran sejarah kepada pembaca dan
masyarakat umum.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka pertanyaan mayornya adalah Bagaimana
metode komunikasi majalah Historia dalam meningkatkan kesadaran terhadap sejarah
melalui konten media? Kemudian pertanyaan minornya adalah apa saja peran yang majalah
Historia dalam meningkatkan kesadaran terhadap sejarah?
Upaya-upaya yang dilakukan Historia dalam menciptakan kesadaran sejarah yaitu
dengan membuat produk sejarah yang berbentuk majalah, namun demikian upaya-upayanya
tidak hanya itu. Historia kerap kali membuat diskusi mengenai sejarah atau menjadi media
partner dalam acara yang dihelat mengenai sejarah. Selain itu Historia juga menggunakan
media online sebagai usaha untuk mempopulerkan sejarah.Yaitu melalui Twitter, Facebook,
dan website Historia.
Teori yang digunakan adalah Stimulus-Organisme-Responsyang dipopulerkan oleh Carl
Hovland.Stimulus-Organisme-Respons adalah kekuatan media dalam menyampaikan pesan,
dimana apabila kekuatan pesan yang disampaikan media itu baik dan sesuai dengan
kebutuhan akan diterima oleh masyarakat (organism), maka masyarakat sebagai organism
yang diterpa pesan akan mengikuti pesan tersebut sebagai bentuk (Response) karena sadar
bahwa pesan tersebut membawa manfaat (kesadaran sejarah) bagi masyarakat.
Untuk melihat kesukseskan kesadaran sejarah, penulis mencoba menganalisis dengan
etnometodologi yaitu untuk mengetahui bagaimana metode majalah Historia dalam
meningkatkan kesadaran terhadap sejarah.untuk mengetahui bagaimana metode Historia
dalam meningkatkan kesadaran terhadap sejarah maka penulis dalam etnometodologi ini
mencoba mentranskrip apa saja yang dilakukan Historia, kemudian mengklasifikasikan
metode yang satu dengan yang lainnya.
Pada pelaksaaan yang dilakukan Historia dalam meningkatkan kesadaran terhadap
sejarah ini penulis mentraskrip dan mengklasifikasikan mana yang termasuk pada metode
Repetition, Canalizing, Informatif, Edukatif.Repetition yaitu melalui pengulangan atas apa
yang pernah dibahas pada majalah. Canalizing yaitu menyediakan banyak saluran/rubric
sehingga menyesuaikan kebutuhan pembaca, Informatif yaitu menyebarkan informasi sejarah
seluas-luasnya.Edukatif yaitu dengan menyertakan pendapat-pendapat, fakta-fakta dan
pengalaman.
Melalui keempat metode tersebut, Historia akan berupaya secara kontinyu untuk
mengajak semua lapisan masyarakat agar menciptakan kesadaran terhadap sejarah. Sehingga
kualitas kehidupan bangsa kedepan akan menjadi lebih baik dan menjadikan diri lebih bijak.
Keywords: Historia, Majalah Sejarah, Metode Komunikasi, Kesadaran Sejarah,
Masyarakat.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
4095 RAH m KPI
|
| Penerbit | Fak.Dakwah Komunikasi dan Penyiaran : Jakarta., 1436 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
4095
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






