Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Manajemen Strategi Zakat Produktif Melalui Program Bantuan Modal Usaha
ABSTRAK
Muhammad Khalil Dova
21230530000014
Zakat produktif dipandang sebagai salah satu instrumen penting untuk pemberdayaan ekonomi mustahik agar beralih menuju kemandirian. Di Indonesia pengelolaan zakat dilakukan oleh berbagai Lembaga, di antaranya Baitul Mal (khusus Aceh) dan BAZNAS (Nasional serta Kabupaten/Kota) yang memiliki perbedaan regulasi, struktur, dan praktik pelaksanaan. Praktik di lapangan menunjukkan bahwa meskipun program bantuan modal usaha telah dilaksanakan, namun efektivitasnya juga beragam. Pada Baitul Mal Kota Banda Aceh mengalami keterbatasan sumber daya dan kesinambungan program, sedangkan BAZNAS Kota Tanggerang menerapkan program lebih terstruktur seperti Z-Mart, Z-Chicken serta program bantuan modal usaha lainnya disertai pelatihan dan pendampingan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan manajemen strategi zakat produktif melalui program bantuan usaha di Baitul Mal Kota Banda Aceh dan BAZNAS Kota Tanggerang, termasuk perumusan strategi, implementasi strategi, evaluasi strategi, tantangan, serta peluang perbaikan untuk meningkatkan keberdayaan mustahik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif kompratif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan dat. Landasan teori yang digunakan antara lain teori manajemen strategi dan pengelolaan zakat produktif berbasis syariah yang mengedepankan prinsip pemberdayaan ekonomi.
Hasil penelitian menunjukan temuan utama pada perbedaan strategi dan capaian. Pada tahapan perumusan strategi, Baitul Mal Kota Banda Aceh sudah melakukannya dengan baik, seperti membuat Kerangka Acuan Kerja (KAK). Ketika proses implemntasi Baitul Mal Kota Banda Aceh melalui program bantuan modal usaha dengan memberikan uang secara tunai dan program pengembangan keterampilan kerja yaitu melalui kerja sam dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Dan pada proses evaluasi, bimbingan serta monitoring terhadap mustahik belum dilaksanakan secara optimal. Sedangkan BAZNAS Kota Tanggerang pada tahapan perumusan strategi dengan mengidentifikasi kebutuhan calon mustahik kemudian menerapkan prosedur seleksi dan verifikasi proposal calon mustahik. Kemudian saat melakukan implemantasi, BAZNAS Kota Tanggerang memberikan pelatihan, dan pendampingan yang berkelanjutan, disetiap program bantuan modal usaha yang dijalankan. Kemudian pada tahap evaluasi dilakukan dengan monitoring serta pemantauan perkembangan usaha oleh pendamping. Kedua lembaga masih menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan dana, kapasitas pendampingan terutama bagi Baitul Mal, dan komitmen dari mustahik untuk mengembangkan usahanya.
Kata Kunci: Zakat Produktif, Manajemen Strategi, Baitul Mal, BAZNAS, Modal Usaha.
Ketersediaan
| T149 | R149 MUH m TESIS | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (TESIS) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
R149 MUH m TESIS
|
| Penerbit | : Ciputat - Tangerang Selatan., 2025 M/ 1447 H |
| Deskripsi Fisik |
VIII, 216 Hlm; 25.5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
R149 MUH m TESIS
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dr. Muhamad Zen, M.A
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






