Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Komunikasi Simbolik Anak Berkebutuhan Khusus Dalam Interaksi Sosial Di Sekolah Alam Saka Karawang
ABSTRAK
Zahra Nur Afifah
21170510000002
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk komunikasi simbolik yang digunakan oleh ABK selama interaksi sosial di lingkungan kelas inklusi Sekolah Alam Karawang, serta melibatkan perspektif guru, orangtua, siswa non-ABK terkait pemahaman mereka terhadap makna komunikasi simbolik ABK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pendekatan fenomenologi, paradigma konstruktivis, dan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi,triangulasi data serta studi kepustakaan. Subjek dalam penelitian ini yaitu Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) dengan klasifikasi ADHD, slowlearner, dan tunarungu; guru pendamping; Peserta didik biasa (non-PDBK); dan orang tua siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Alam Karawang. Objek penelitian yaitu interaksi sosial ABK dengan lingkungan di Sekolah Alam Karawang. Sebagai analisis, penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik yang dikembangkan oleh G.H Mead dan dibukukan oleh Herbert Blumer.Teori ini dipandang mampu menganalisa masalah interaksi sosial ABK dan memaknai simbol komunikasi yang digunakan oleh ABK. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa PDBK menggunakan tiga bentuk komunikasi simbolik. Pertama, gerakan tubuh/fisik,dilakukan oleh PDBK ADHD dan slowlearner. Kedua, pengulangan kata, dilakukan oleh salah satu PDBK slowlearner dan PDBK tunarungu. Ketiga, penggunaan emosi berlebihan, dilakukan oleh PDBK ADHD dan salah satu PDBK slowlearner. Pemahaman guru,orang tua dan siswa biasa (non-ABK) terhadap komunikasi simbolik ABK bervariasi, Pertama, komunikasi simbolik gerakan tubuh/fisik dimaknai sebagai bentuk pesan semangat,perasaan tidak nyaman /gugup/bahagia,anak yang tidak jekas/aneh. Kedua,komunikasi simbolik pengulangan kata dimaknai sebagai bentuk kesulitan mengatur pola piker,simbol sulit mendengar, dan simbol ketidakpahaman oleh siswa V dan ibu T.Ketiga, komunikasi simbolik penggunaan emosi berlebihan dimaknai sebagai bentuk penyaluran emosi/kesal/ingin sesuatu dan memaknai bentuk komunikasi menggunakan emosi sebagai bentuk sikap marah dan tidak baik dari ABK
Kata Kunci : Komunikasi simbolik, Interaksi Sosial, ABK, Inklusi, Sekolah Alam
Ketersediaan
| T107 | R107 ZAH k TESIS | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (TESIS) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
R107 ZAH k TESIS
|
| Penerbit | : Ciputat - Tangerang Selatan., 2024 M/ 1444H |
| Deskripsi Fisik |
viii, 147 Hal ; 25.5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
107
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dr. Yopi Kusmiati, M.Si
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






