Image of Qomusika Kamus Klasik Kontemporer Arab-Melayu-Inggris

Text

Qomusika Kamus Klasik Kontemporer Arab-Melayu-Inggris



CARA PENGGUNAAN KAMUS INI

a. Kamus ini menggunakan susunan alfabetis (). Sehingga,
pengguna kamus ini tidak perlu mencari asal kata atau akar kata dari kosa
kata yang akan dicari. Melainkan, cukup mencari berdasarkan susunan
hurufnya dimulai dari huruf pertama kosa kata tersebut.
Contoh, untuk mencari lafadz" ", maka;
- Pertama, carilah pada bab " huruf alif", yaitu kata yang berawalan huruf alif.
-Lalu, telusurilah susunan kata yang huruf keduanya adalah huruf ha' (c).
Kemudian telusuri kata-kata tersebut sampai pada susunan kata yang huruf
ketiganya adalah huruf sin (w).
- Lalu, telusuri susunan kata yang huruf keempatnya adalah huruf alif (I).
- Akhirnya, telusuri susunan kata yang huruf kelimanya adalah huruf nun ().
Demikanlah, dengan kata-kata yang lainnya. Lafadz (J) dicari pada bab
huruf ta' (), lafadz (JL) dicari pada bab huruf jim (), lafadz (J)
dicari pada bab huruf mim (o), dst. Cara mencarinya sama dengan di atas.
Adapun urutan susunan huruf hijaiyahnya adalah sebagai berikut;
? ? ? ?) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?
b. Alif maqshurah "S" dan alif mamdudah " I "tidak dibedakan dengan alif
biasa, serta tidak mempengaruhi urutan penulisan. Demikian juga dengan
hamzah " & ", sama ada ketika hamzah itu diatas alif, wau atau ya.
c. Tanda koma (, ) menunjukkan kemiripan, kesepadanan, kesamaan makna.
d. Tanda garis miring (/), menunjukkan makna "atau" bagi kata sebelumnya.


Ketersediaan

R03352001492.702 MUH q C.1Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (033)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
492.702 MUH q
Penerbit KAIRO QOMUSIKA : Cairo-Mesir.,
Deskripsi Fisik
1504 hlm,- 17 x 24,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-977-716-701-7
Klasifikasi
492.702
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Formula huruf Ziyadah Pertama di Indonesia
Subyek
Info Detil Spesifik
Kata Pengantar: Syeikh Prof. DR. Ali Jum'ah (Multi Negara Republik Arab Mesir) Telah diteliti dan dikaji ulang oleh: Prof. DR. Yusuf Abdul Fattah (pakar Linguistik & guru besar Bahasa Terapan di Cairo University (Mesir) & Hankook (Korea)
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya