Detail Cantuman
Advanced SearchText
Manajemen Reputasi Digital Dan Performa Komunikasi Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) Pdi Perjuangan
ABSTRACT
Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) as a religious organization
wing of the PDI Perjuangan party displays various performances on
digital media platforms such as social networking, blogs, microbloging,
media sharing, social bookmarking, professional media networks such
as YouTube, Instagram, Twitter, Facebook. The art of politics carried
out by PDI Perjuangan through Bamusi takes a role in the digital space,
and strengthens the existence of PDI Perjuangan. Towards the 2024
elections, political parties need to be intense in performing in digital
media. The performance of Bamusi's religious rituals in digital media
can increase a good reputation for PDI Perjuangan.
Based on the background above, the researcher formulated the
problem on several things, namely with a major statement: How to use
Instagram and YouTube as a strategy to build Bamusi's digital
reputation? As for the minor question: What does digital reputation
management look like in building a digital reputation using Instagram
and YouTube? To what extent is Bamusi's digital communication
performance building a digital reputation as a religious organization
that is a wing of the PDI Perjuangan party? What are the aspects of
Islamic communication in building a digital reputation and
communication performance of PDI Perjuangan bamusi?
The author seeks to identify Bamusi's digital reputation planning,
with the theoretical basis of this research using digital reputation
management theory, namely the reputation management theory of
Charles J. Formbun. The paradigm used in this study is the paradigm of
constructivism. This research is qualitative research using a case study
and literature review approach.
The results showed Bamusi realized the importance of promotion
through social media but tended to focus on target posts. In terms of
planning, there were several obstacles in managing social media and
there was still a lack of evaluation of these activities. Bamusi uses
Instagram and YouTube to promote his collection, services and
activities. BAMUSI TV to manage content, starting from discussing the
content that wants to be displayed according to the momentums and then
looking for strategies to create different content. BAMUSI TV has a
YouTube account and an Instagram account that is managed with the
same management.
Keywords: Reputation, Bamusi TV, Instagram, YouTube, Digital
Media, PDI Struggle.
ABSTRAK
Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) sebagai organisasi
keagamaan sayap partai PDI Perjuangan menampilkan berbagai
performance di platform media digital seperti social networking, blog.
microbloging, media sharing, social bookmarking, jejaring media
profesional seperti YouTube, Instagram, Twitter, Facebook Seni
berpolitik yang dilakukan PDI Perjuangan melalui Bamusi mengambil
peran di ruang digital, dan memperkuat keberadaan PDI Perjuangan.
Menuju pemilu 2024 partai politik perlu intens dalam melakukan
perfoma di media digital. Performa ritual keagaaman Bamusi di media
digital dapat meningkatkan reputasi yang baik untuk PDI Perjuangan.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti membuat
Bagaimana rumusan masalah pada beberapa hal yaitu dengan pernyataan mayor.
penggunaan Instagram dan YouTube sebagai strate
membangun reputasi digital Bamusi? Adapun pertanyaan minor. Seperti
apa manajemen reputasi digital dalam membangun reputasi digital
menggunakan Instagram dan YouTube? Sejauh mana performa
komunikasi digital Bamusi dalam membangun reputasi digital sebagai
organisasi keagamaan yang menjadi sayap partai PDI Perjuangan? Apa
saja aspek komunikasi Islam dalam membangun reputasi digital dan
performa komunikasi bamusi PDI Perjuangan?
Penulis berusaha mengidentifikasi perencanaan reputasi digital
Bamusi, dengan pijakan teoretis penelitian ini menggunakan teori
manajemen reputasi digital, yaitu teori management reputasi dari Charles
J. Formbun. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah
paradigma konstruktivisme. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif
dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan kajian pustaka.
Hasil penelitian menunjukkan Bamusi menyadari pentingnya
promosi melalui media sosial tetapi cenderung fokus pada target posting.
Dalam hal perencanaan, ditemukan beberapa kendala dalam pengelolaan
media sosial dan masih kurangnya evaluasi terhadap kegiatan tersebut.
Bamusi menggunakan Instagram dan YouTube untuk mempromosikan
koleksi, layanan dan kegiatannya. BAMUSI TV untuk mengelola konten,
dimulai dari mendiskusikan konten yang mau ditampilkan sesuai dengan
momentum-momentum dan kemudian mencari strategi untuk
menciptakan konten yang berbeda. BAMUSI TV memiliki akun YouTube
dan akun Instagram yang dikelola dengan managemen yang sama.
Kata Kunci: Reputasi, Bamusi TV, Instagram, YouTube, Media
Digital, PDI Perjuangan.
Ketersediaan
| T076 | R076 DES m TESIS | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (TESIS) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
R076 DES m TESIS
|
| Penerbit | : Ciputat - Tangerang Selatan., 2023 M/ 1444 H |
| Deskripsi Fisik |
iv, 276 hlm ,; 25,5 CM
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
076
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
--
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si.
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






