Detail Cantuman
Advanced SearchText
Problematika dan Strategi Dakwah di Era Disrupsi
Berdasarkan lima dimensi religiusitas menurut C.Y Glock
dan Rodney Strack (Ancok, 2011) religiusitas jemaah haji muda
di Kota Kotamobagu untuk Ibu Delina dan bapak Jamal yang
bertamatan pondok pesantren memiliki religiusitas yang baik di
tunjukkan dengan keyakinannya dalam melaksanakan ibadah
haji maka kehidupannya akan semakin tertata. Praktik agamanya
ketika melaksanakan ibadah haji merasa semakin hari semakin
tenang, damai dan ikhlas dalam menjalankan ibadah. Memiliki
pengetahuan agama sebelum berhaji. Penghayatannya yang merasa
luar biasa dan selalu di beri kemudahan. Konsekuensinya setelah
berhaji merasa memiliki tanggung jawab sosiologi karena bergelar
haji serta lebih meningkatkan spiritual keagamaannya. Untuk
ibu Miranti dan ibu Linda yang bukan lulusan pondok pesantren
memiliki religiusitas yang cukup baik di tunjukkan dengan belum
adanya motivasi dari diri sendiri untuk melaksanakan ibadah haji
sehingga kurangnya keyakinan dalam berhaji pengetahuan yang
baik karena rajin mengikuti manasik, praktik agamanya setalah
berhaji merasa adanya perubahan dalam hal beribadah, kurangnya
penghayatan dalam melaksanakan ibadah haji serta konsekuensinya
yang takut berbuat salah dan lebih pendiam di bandingkan sebelum
berhaji karena telah berstatus haji.
Hal ini disebabkan latar belakang pendidikan jemaah,
lingkungan sekitar serta motivasi dalam melaksanakan ibadah haji.
Umumnya lingkungan sekitar seperti keluarga dan tetangga para
subjek banyak yang telah melaksanakan ibadah haji di lihat dari
faktor ekonomi dan masa tunggu di daerah tersebut yang tergolong
cepat. Hikmah haji memberikan nilai toleransi, kesetaraan, rasa
tolong menolong, serta rasa semangat untuk para subjek dalam
meningkatkan spritual keagamaannya seperti ibadah, bersedekah,
berzakat, dan bermanfaat bagi orang lain. Menurut (Husen, 2020)
pernyataan tersebut juga termasuk ke dalam esensi haji yaitu merasa
jiwanya terdorong untuk lebih meningkatkan spiritual keagamaan,
menghindari larangan-larangan ketika pelaksanaan haji, serta
membangun rasa tolong menolong.
Ketersediaan
| 00411401 | 2x7.206 NUR p C.1 | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (004) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
2x7.206 NUR p
|
| Penerbit | EFUDEPRESS FakultasUshuluddin dan Dakwah UIN Radem Mas Said Surakarta : Sukoharjo-Jawa Tengah., 2022 |
| Deskripsi Fisik |
vi, 113 hlm,; 23,5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
QRCBN: 62-1332-9003-
|
| Klasifikasi |
2x7.206
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






