Detail Cantuman
Advanced SearchText
Dakwah dan Komunikasi di Era Digital
Isu otoritas keagamaan menjadi satu hal yang mengemuka dalam
kajian dakwah digital. Di tengah banjir informasi dan lalu lintas
media sosial yang riuh, hal tersebut kerap kali luput dari perhatian
warganet. Mengikuti "ustaz medsos" tanpa memperhatikan latar
keilmuan menjadi fenomena yang layak mendapat perhatian.
Mencermati kenyataan tersebut, tulisan ini merekomendasikan dua
hal yang perlu dikuatkan, yakni literasi digital (digital skill, digital
ethic, digital safety, digital culture) dan moderasi beragama. Proses
penguatan dapat dilakukan oleh lembaga negara atau masyarakat,
agar warganet menjadi kritis dalam berinternet termasuk dalam
menyikapi konten-konten keagamaan di media sosial. Lebih-lebih
di masa pandemi seperti saat ini, ketika informasi yang jernih dan
valid amat sangat kita butuhkan.
Ketersediaan
| 00313801 | 2X7.260 FAT d C.1 | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (003) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
2X7.260 FAT d
|
| Penerbit | EFUDEPRESS FakultasUshuluddin dan Dakwah UIN Radem Mas Said Surakarta : Sukoharjo., 2021 |
| Deskripsi Fisik |
vi, 121 hlm,; 23,5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-623-5752-19-8
|
| Klasifikasi |
2X7.260
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






