Image of Jurnal Harkat Media Komunikasi Gender Vol. 15, No.2, 2019

Text

Jurnal Harkat Media Komunikasi Gender Vol. 15, No.2, 2019



POLA ASUH ANAK PADA IBU PEKERJA PABRIK DALAM PERSPEKTIF FIQIH PARENTING
Syamsuri Syamsuri

Abstract

Abstract. This paper examines child parenting that occurs in working mothers in Paiton Probolinggo, East Java. On the one hand, the demands of fulfilling the family economy forced the mothers to work hard outside the home. On the other hand, they are required to care for and assist children in proper parenting intensely. Based on this fact, it is necessary to study how changes in parenting happened to work mothers and how fathers and mothers worked together in families to do co-parenting. These two problems are then examined from a gender mainstreaming perspective and then analyzed through fiqh so that the concept of gender relations in parenting can be found in accordance with the values of Islamic teachings. Through a case study approach, collecting, processing, and analyzing data with qualitative research principles, this study resulted in the finding of delegating parenting from parents to others resulting in low-quality supervision and assistance from caregivers to children and low levels of child satisfaction. This study also found no occurrence of parenting that involved fathers and mothers in the principle of partnership and ignorance. In the perspective of parenting fiqh, the parenting patterns that occur in Paiton Probolinggo are not in accordance with the values and laws of parenting fiqh.



Abstrak. Tulisan ini mengkaji tentang pola asuh anak yang terjadi pada ibu pekerja di Paiton Probolinggo Jawa Timur. Di satu sisi tuntutan pemenuhan ekonomi keluarga memaksa para ibu untuk bekerja keras di luar rumah. Di sisi yang lain mereka dituntut untuk secara intens merawat dan mendampingi anak dalam pola asuh yang tepat. Berdasarkan fakta ini, perlu dikaji bagaimana perubahan pola asuh yang terjadi pada ibu pekerja serta bagaimana kerjasama ayah dan ibu dalam keluarga melakukan coparenting. Kedua permaslahan tersebut selanjutnya dikaji dari perspektif gender mainstreaming untuk kemudian dianalisis melalui fiqih sehingga dapat ditemukan konsep relasi gender dalam pengasuhan anak yang berkesesuain dengan nilai nilai ajaran Islam. Melalui pendekatan case study, mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data dengan prinsip-prinsip penelitian kualitatif, kajian ini menghasilkan temuan adanya pendelegasian pola asuh anak dari orang tua kepada orang lain yang berakibat rendahnya mutu pengawasan dan pemdampingan dari pengasuh terhadap anak serta rendahnya tingkat kepuasan anak. Kajian ini juga menemukan tidak terjadinya coparenting yang melibatkan ayah dan ibu dalam prinsip kemitraan dan kesalingan. Dalam perspektif fiqih parenting, pola pengasuhan anak yang terjadi di Paiton Probolinggo ini tidak sesuai dengan nilai dan prinsip fiqih parenting.

Keywords

fiqh parenting; parenting; working mother

DOI: 10.15408/harkat.v15i2.13463

CAREER AND FAMILY: A STUDY OF WOMEN LEADERSHIP
Reflianto Muslim, Joni Indra Wandi

Abstract

Abstract. In the industrial revolution era of 4.0, A leader is no longer referring to gender differences but rather on competence and performance. This study aimed to analyze the gender perception and its contribution to women leadership in their career and family in Surabaya. This is a quantitative study with method survey design where the data was collected by using questionnaire and ended closed interview form. Populations of this research are dual-career marriage women in Surabaya. To confirm the quantitative results, need interview sessions with all related respondents. Samples were determined by proportional random sampling amount are 449 respondents where, 103 full career women, 205 of them as part time career and 141 of them as housewives. The results showed that there is significant contribution toward women leadership character in three career model as independent variables those are full career, part time career and family duty as reviewed from gender perception. It showed that there are correlation between women leadership character with gender perception between their career and leadership character in their family.

Abstrak. Era revolusi industri 4.0, seorang pemimpin tidak lagi merujuk pada perbedaan gender tetapi lebih pada kompetensi dan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi gender dan kontribusinya terhadap kepemimpinan perempuan dalam karier dan keluarga mereka di Surabaya. Ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode desain survei di mana data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan mengakhiri formulir wawancara tertutup. Populasi penelitian ini adalah wanita nikah karir ganda di Surabaya. Untuk mengkonfirmasi hasil kuantitatif, perlu sesi wawancara dengan semua responden terkait. Sampel ditentukan dengan jumlah proporsional random sampling yaitu 449 responden di mana, 103 perempuan karier penuh, 205 di antaranya sebagai karier paruh waktu dan 141 di antaranya sebagai ibu rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kontribusi yang signifikan terhadap karakter kepemimpinan perempuan dalam tiga model karir sebagai variabel independen yaitu karir penuh, karir paruh waktu dan tugas keluarga yang ditinjau dari persepsi gender. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara karakter kepemimpinan perempuan dengan persepsi gender antara karier dan karakter kepemimpinan mereka dalam keluarga.



Keywords

gender; women leadership; career; family

EDUKASI LITERASI INFORMASI BAGI ANAK DAN REMAJA UNTUK MEMINIMALISIR PENYALAHGUNAAN MEDIA JEJARING SOSIAL
Siti Zulaiha, Sagiman Sagiman, Mutia Mutia

Abstract

Abstract. The use of social networking media or commonly called social media in daily activities, has been carried out by all levels of society ranging from children, adolescents, to adults. Is that social media used as a medium for communication with various groups, as a medium of entertainment, as a medium for doing business, as a source of multiple information, and so forth. But in reality, social media is often misused, such as to post immoral content, hoaxes, hate speech, etc. that can harm users of social media and the wider community. Internet access that is not limited by space and time provides the opportunity in the use of social media anytime, anywhere, and by anyone. This will undoubtedly harm the use of social media. Therefore education is needed for social media users in utilizing social media, especially in receiving, analyzing, processing, and posting information well, especially for children and adolescents who tend to still lack knowledge about the negative impacts of social media abuse. These community service activities are carried out in the form of education and training on how to properly social media, the use of social media for positive things, and how the impact and legal sanctions in the event of social media abuse.


Abstrak. Penggunaan media jejaring sosial atau yang biasa disebut media sosial dalam aktifitas keseharian sudah dilakukan oleh semua kalangan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, sampai ke orang dewasa. Apakah itu media sosial digunakan sebagai media untuk komunikasi dengan berbagai kalangan, sebagai media hiburan, sebagai media untuk berbisnis, sebagai sumber berbagai informasi, dan lain sebagainya. Namun pada kenyataannya media sosial sering kali disalahgunakan, seperti untuk memposting konten-konten yang asusila, hoax, ujaran kebencian, dan lain sebagainya yang dapat memberikan dampak negatif bagi pengguna media sosial dan masyarakat luas. Akses internet yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu memberikan kesempatan dalam penggunaan media sosial kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja. Hal ini tentunya akan berdampak pada penggunaan media sosial yang negative. Oleh sebab itu diperlukan edukasi terhadap pengguna media sosial dalam memanfaatkan media sosial terutama dalam menerima, menelaah, mengolah, dan memposting informasi dengan baik, terutama bagi kalangan anak-anak dan remaja yang cenderung masih minim pengetahuan tentang dampak negatif dari penyalahgunaan media sosial. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk edukasi dan pelatihan tentang bagaimana bermedia sosial yang benar, penggunaan media sosial untuk hal-hal yang positif, dan bagaimana dampak dan sanksi hukum apabila terjadi penyalahgunaan media sosial.

Keywords

Education; Literacy; Information; Edukasi; Literasi; Informasi

Full Text: PDF

DOI: 10.15408/harkat.v15i2.13469

EDUKASI LITERASI INFORMASI BAGI ANAK DAN REMAJA UNTUK MEMINIMALISIR PENYALAHGUNAAN MEDIA JEJARING SOSIAL
Siti Zulaiha, Sagiman Sagiman, Mutia Mutia

HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA WANITA IKM GIPANG WILAYAH CILEGON
Tri Partuti

Abstract

Abstract. Work productivity is a concept that shows the relationship between work results and the unit of time needed to produce the product. A worker is said to be productive if he is able to produce more output than other workers for the same unit of time. Work productivity is influenced by several factors, including gender, age, health status / nutritional status, biological disorders of the female workforce, education, years of service and disruption in the work environment. A study of women has been carried out in a number of Gipang Small and Medium Industries (IKM) in the Cilegon area, Banten to determine the relationship between the nutritional status of female workers on the productivity of their work in making gipang (a typical Banten food made from sticky rice mixed with sugar water). The number of respondents as many as 40 people with criteria for female workers aged 20-45 years with healthy conditions, no menstruation, not pregnant, not in the puerperium and menopause, have worked to make gipang at least 2 years and at least educated at the level of junior / equivalent. Data analysis was performed using the statistical regression analysis method. The results of data processing showed that Fcount

Abstrak. Produktivitas kerja adalah suatu konsep yang menunjukkan adanya kaitan antara hasil kerja dengan satuan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk. Seorang tenaga kerja dikatakan produktif jika ia mampu menghasilkan keluaran (output) yang lebih banyak dari tenaga kerja lain untuk satuan waktu yang sama. Produktivitas kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah jenis kelamin, usia, status kesehatan/status gizi, gangguan biologis tenaga kerja wanita, pendidikan, masa kerja dan gangguan di lingkungan kerja. Telah dilakukan penelitian kajian wanita di beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) gipang di daerah Cilegon, Banten untuk mengetahui hubungan antara status gizi pekerja wanita terhadap produktivitas kerjanya dalam membuat gipang (makanan khas daerah Banten yang terbuat dari ketan dicampur dengan air gula). Jumlah responden sebanyak 40 orang dengan kriteria tenaga kerja wanita usia 20-45 tahun dengan kondisi sehat, tidak mengalami menstruasi, tidak hamil, tidak dalam masa nifas dan menopouse, telah bekerja membuat gipang minimal 2 tahun dan minimal berpendidikan setingkat SLTP/sederajat. Analisa data dilakukan dengan metode analisis statistik regresi. Hasil pengolahan data didapatkan Fhitung < Ftabel (0,362 < 0,55) menunjukkan bahwa nilai gizi atau Indeks Masa Tubuh (IMT) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pekerja wanita pada IKM gipang. Nilai p-value (Significance F) = 0,55 menunjukkan bahwa tinggi badan dan berat badan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai gizi pekerja wanita. Nilai thitung < ttabel juga menunjukkan bahwa status gizi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja.



Keywords

ork productivity; nutritional value; IKM Gipang; regression statistical test; produktivitas kerja; nilai gizi; IKM gipang; uji statistik regresi

DOI: 10.15408/harkat.v15i2.13470


Ketersediaan

Tidak ada salinan data


Informasi Detil

Judul Seri
--
No. Panggil
324.34 ULF h
Penerbit Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Ciputat - Tangerang Selatan.,
Deskripsi Fisik
61 hlm (70-131),; 29,7 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
p-ISSN: 1412-2324, p
Klasifikasi
324.34
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
Editorial Team EDITOR IN CHIEF Ulfah Fajarini, (ID Scopus: 57191918117) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia MANAGING EDITOR Iin Kandedes, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia Yazid Hady, (SCOPUS ID: 57221293583), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia EDITOR Susi Handayani Br. Lubis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Nurmaya Arofah, M.Eng, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia M. Kholis Hamdy, (Sinta ID: 6787084) Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia Nadya Kharima, State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Fidrayani F, (Scopus ID: 57200990900), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Fatkhul Arifin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia REVIEWER Siti Nurul Azkiya, (SCOPUS ID: 57188497900) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Akmaliyah Akmaliyah, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia Nina Nurmila, (Scopus ID: 56242327500) UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia Nina chairina, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Indonesia Rumadani Sagala, (Scopus ID: 57205348878) UIN Raden Intan Lampung, Indonesia Tati Lathipatud Durriyah, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia Rahmi Purnomowati, (Scopus ID: 57192230955) Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia LANGUAGE ADVISOR Azkia Muharom Albantani, (SCOPUS ID: 57931079400); Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, Indonesia
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya