Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Gerakan Sosial dan Kebudayaan; Teori dan Strategi Perlawanan Masyarakat Adat Atas Serbuan Investasi Tambang
Dalam masyarakat lokal, selalu ada nilai yang disakralkan
atau disucikan berupa simbol, nilai-nilai dan kepercayaan.
Kesucian sebagai nilai ultim suatu komunitas bukan hanya
dipelihara dengan punishment melainkan dengan ritus.
Sementara ritus diadakan secara kolektif dan regular agar
masyarakat disegarkan dan dikembalikan pada pengetahuan dan
makna-makna kolektif. Demikian juga ritus menjadi media bagi
anggota masyarakat untuk tetap berakar pada nilai budayanya.
Melalui kebudayaan lokal, buku ini mencoba merekonstruksi
gerakan sosial masyarakat lembata dalam menolak investasi
tambang di tanah leluhurnya dengan melihat aspek aspek apa
saja yang melatarbelakangi gerakan sosial tersebut. Harapannya,
buku ini mampu memberikan khazanah pengetahuan baru dalam
studi gerakan sosial.
Ketersediaan
| B220303401 | 322 AHM g C.1 | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (03 KESSOS) | Tersedia |
| B220303402 | 322 AHM g C.2 | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (03 KESSOS) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
--
|
|---|---|
| No. Panggil |
322 AHM g
|
| Penerbit | Intrans Publishing : Malang Jawa Timur., 2018 |
| Deskripsi Fisik |
xxii, 248 hlm,; 23 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-6293-59-6
|
| Klasifikasi |
322
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






