Image of Tazkiyat Al-Nafs Dalam Tarekat

Text

Tazkiyat Al-Nafs Dalam Tarekat



ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep tazkiyat
al-nafs yang ditawarkan oleh para mursyid besar Indonesia yang
produktif seperti;, Kyai Asrori Surabaya dan Kyai Siddiq Kudus.
Pruduktifitas ilmiah mereka ditandai dengan berbagai kitab tasawuf
dan tarekat yang menjadi rujukan dan CD pengajian/ ceramahnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan
model ethnografi. Untuk menajamkan pembentukan konsepnya
digunakan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan filsafat
tasawuf (lebih tepat disebut pendekatan real metaphisics)dengan
metode studi teks dalam makna studi pustaka yang lebih
memerlukan olahan filosofis dan teoritis dari pada uji empiris.
sebagai sumber primer dalam penelitian ini adalah karya Kyai
Siddiq: Nail al-Muna fi Dzikr Man?qib al-Quthb al-Rabb?ni Sayyidina
al-Syaikh Abdul Qadir al-Jailani, Risálat al-Iqy?n fi Dzikr Silsilah Ah!
al-'Irf?n wa Bay?n Mabna A'mal Th?r?yiq Ahl al-“Iy?n dan karya Kyai
Asrori: al-Muntakhab?t f?y R?bithat al-Qalbiyah wa Sh?lat al-Rühiyyah,
al-B?giy?t al-Sh?lihat wa al-'Aqib?t al-Khairat wa al-Kh?tin?t al-Hasanat
yang dikumpulkan bersama al-Nuqtlah fi al-Thariqah,
Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tazkiy?t al-nafs dalam
perspektif tarekat -sebagaimana diuaraikan oleh K.H. Muhammad
Siddiq al-Shalihi dan K.H. Ahmad Asrori al-Ishhaqi- bersifat supra
rasional, substantif dan eksklusif. Disebut supra rasional karena
model tazkiy?t al-nafs yang ditawarkan melalui mahabbatussyaikh,
rabithah, dzikir dan mur?gabah, bukan melalui proses pembiasaan
(internalisasi) karakter sebagai dikenal dalam wacana para filosof
etika seperti Ibn Miskawaih, al-Naraqi mapun al-Ghazali. Tazkiyat
al-nafs model tarekat tidak membutuhkan intellectual attractive, akal
hanya diarahkan untuk tetap konsentrasi dan bertawakkal hanya
kepada Allah. Namun dari proses ini justru menghasilkan kualitas
tazkiy?t al-nafs yang tak terjangkau oleh kemampuan nalar akademis.
Tazkiy?t al-nafs ini disebut lebih substantif karena lebih membenahi
mengoptimalkan seluruh daya ruhani baik al-nafs, al-aql, al-qalb, al-
rüh, dan al-sirr secara menyeluruh. Akan tetapi ia eksklusif karena
hanya dapat diterapkan melalui tarekat saja


Ketersediaan

B210204302302.14 AKH t C.2Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (02 MD)Tersedia
B210204301302.14 AKH t C.1Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (02 MD)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
Penelitian Dosen UIN Jakarta
No. Panggil
302.14 AKH t
Penerbit Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Tangerang Selatan.,
Deskripsi Fisik
viii, 132 hlm,; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-8606-83-9
Klasifikasi
302.14
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya