No image available for this title

Text

Perilaku Asertif Dosen Perempuan Dalam Mengikuti Pencalonan Sebagai Pemimpin Di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta



ABSTRAK
Rini Laili Prihatini. Perilaku Asertif Dosen Perempuan dalam
Mengikuti Pencalonan Sebagai Pemimpin di Universitas Islam
Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
Menghadapi dominasi nilai-nilai budaya patriarkhi dan
situasi diskriminatif, agenda perempuan dalam dunia
kepemimpi-nan hendaknya dimulai dari kegiatan-kegiatan
penyadaran (awareness rising). Terutama mengubah cara
pandang atau pola pikir (mindset) seluruh masyarakat (laki-laki
dan perempuan) tentang prinsip-prinsip demokrasi yang
menjamin kesetaraan, hak asasi manusia, supremasi hukum, dan
keadilan. Namun persoalannya tidak banyak perempuan tertarik
pada politik dan kepemimpinan. Hal tersebut boleh jadi dampak
dari kondisi budaya patriarkhi. Faktor lainnya juga dapat
disebabkan pengondisian turun temurun yang "menempatkan"
laki-laki dalam ranah publik dan perempuan dalam ranah
domestik
Sejak dini
perempuan sudah dibesarkan
dan
dikondisikan untuk merasa tidak aman dan tidak nyaman
terhadap dunia politik. Seorang pemimpin selalu digambarkan
berkarakter maskulin: keras (tough), rasional, kompetitif, tegas,
yang serba "kotor”, dan menakutkan sehingga hanya pantas
buat laki-laki. Sebaliknya, ruang domestik berkarakter feminin:
lemah lembut, emosional, penurut, pengalah-seakan hendak
meyakinkan bahwa tugas tersebut cocok dan mulia bagi
perempuan: sebagai istri, ibu, atau pengurus rumah tangga.
Berkenaan dengan perempuan dan kepemimpinan,
peneliti akan melakukan kajian lain dari sisi perlunya perilaku
asertif
perempuan dalam kepemimpinan. Sikap asertif adalah
kemampuan untuk menyampaikan pendapat, gagasan, perasaan,
dan kepentingan secara langsung kepada siapapun. Sikap asertif berbeda dengan sikap agresif. Dalam sikap asertif bersifat jujur,
obyektif atau sadar dengan kemampuan diri dan tidak
dipengaruhi oleh hal-hal yang lebih bersifat emosionil.
Berdasarkan hal tersebut di atas maka, menarik dan penting
untuk dikaji sikap asertif dosen perempuan UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta dalam mengikuti pencalonan sebagai
pemimpin dalam kegiatan pemilu di lingkungan UIN Jakarta.
Berlandaskan pemikiran dan konteks penelitian di atas,
maka pokok permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini
adalah (1) Bagaimana perilaku asertif dosen perempuan
dalam
mengikuti pencalonan sebagai pemimpin di lingkungan
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. (2)
Peluang dan hambatan apakah yang ada dalam pencalonan
pemimpin terhadap sikap asetif dosen perempuan untuk au
mencalonkan diri sebagai pemimpin.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan
kritikal sampling. Dimana yang menjadi respondennya adalah
dua orang Guru Besar dan Seorang Dekan Perempuan.
Hasil penelitian ini ditemukan sebuah fenomena bahwa
diantara perempuan-perempuan yang telah terpilih, baik itu
sedang menjabat atau yang telah habis masa kepemimpinannya,
yang pernah menduduki beberapa posisi strategis dalam jajaran
Dekanat Fakultas Universitas Syarif Hidayatullah, mereka tidak
melalui mekanisme pencalonan diri, akan tetapi ditunjuk secara
langsung oleh pihak rektor atau senat universitas.


Ketersediaan

R019R574.072 RIN p LAPPELPerpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Referensi)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
Laporan Penelitian Individu
No. Panggil
R574.072 RIN p LAPPEL
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Jakarta : Tangerang Selatan.,
Deskripsi Fisik
58 hlm,; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
--
Klasifikasi
574.072
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
Laporan Penelitian Individu
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya