Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Peta Dakwah Ulama Betawi Menelusuri Jaringan Intelektual dan Aktivitas Dakwah Kekinian
ABSTRAK
Peta Dakwah Ulama Betawi Menelusuri Jaringan Intelektual dan Aktifitas
Dakwah Kekinian
Islam bagi masyarakat Betawi tidak hanya sebagai agama, tapi sebagai idiologi.
identitas dan ekspresi kebudayaan. Beragam akspresi budaya Betawi diwarnai dengan
nilai nilai keislaman. Sulit memisahkan antara keislaman dan kebetawian Islam di tanah
Betawi memiliki sejarah yang panjang, bahkan menurut Budayawan Betawi Ridwan Saidi
Islam sudah ada di Betawi jauh sebelum Fatahillah menaklukkan Pelabuhan Jayakarta,
yaitu tahun 1491 M ketika Syaikh Quro mendarat di Kerawang dan menyebarkan Islam di
Sena
Sejarah yang panjang dan islamisasi yang intensif di tanah betawi melahirkan
ulama ulama yang sangat berpengaruh. Dalam buku Jaringan Ulama Timur tengah dan
Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII Azyumardi Azra mencantumkan nama
Abdurrahman al-Mashri al-Batawi dalam jaringan keulamaan tersebut. Rakhmad Zailani
Kiki melalui Buku Genealogi Intelektual Ulama Betawi mempetakan enam poros utama
Ulama Betawi yang membentuk jaringan, Yaitu Gunu Marzuqi, Guru Manshur, Guru
Mughni, Guru Khalid, Guru Majid dan Guru Mahmud Ramli. Kecnam poros utama ini
jaringan intelektualnya tersambung dengan Syaikh Mujtaba dan Syaikh Junaid al-Balawi
dan melalui merekalah lahir ulama ulama kenamaan di tanah Betawi saat ini.
Fokus penelitian ini adalah bagaiman Peta Dakwah Ulama Betawi Dalam
Konteks Jaringan Intelektual Kekinian ?, Bagaimana Peta Dakwah Ulama Betawi dari
Segi Aktifitas Dakwah Kekinian ?, dan Apa Faktor Pendukung dan Penghambat Dalam
Berdakwah. Sebagai pisau analisi digunakan teori Jaringan Ulama Azyumardi Azra,
Teori Genealogi Intelektual Ulama Betawi Rakhmad Zailani Kiki dan teori sistem
dakwah Amrullah Achmad
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif
Sumber data diperoleh dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.
Wawancara dilakukan kepada KH. Ahmad Lutfi Fathullah, KH Saifuddin Amsir dan
KH. Zulfa Mustafa Observasi dillaksanakan di Pusat Kajian Hadits Kuningan, Yayasan
Terpadu Sibghatullah Jakarta Timur dan Pesantren Darul Mustofa Jakarta Utara
Dokumentasi didapat dari buku, jurnal, VCD, internet dan program program aplikasi
yang berhubungan dengan fokus penelitian.
Hasil yang diperoleh adalah peta dakwah ulama betawi masa kini dari jaringan
intelektualnya tersambung dengan salah seorang enam poros utama pembentuk jaringan
ualama Betawi KH. Ahmad Lutfi Fathullah tersambung dengan KH. Ali Sibromalisi,
KH. Saifuddin Amsir terhubung melalui KH. Abdullah Syafii dan KH. Syafii Hadzami,
dan KH. Zulfa Mustafa terkoneksi melalui KH. Abdurrasyid Ramli dan KH. Maulana
Kamal Yusuif. Peta aktifitas dakwah ketiganya telah menerapkan tiga bentuk dakwah bi
al-lisan, bi al-qalam dan bi al-hal, menerapkan metode bi al-hikmah, bi al-mauizhah dan
bi al-mujadalah al-hasanah. Faktor pendukung dakwah ketiganya sama sama memiliki
konsep dakwah dengan kedalaman ilmu keislaman dan pemanfaatn institusi sebagai
sarana dakwah dan aktif berdakwah di media elektronik. Faktor penghambatnya KH.
Lutfi Fathullah pada retorika dakwah, sedang KH. Saifuddin Amsir dan KH. Zulfa
Mustafa pada penguasaan teknologi informatika
Ketersediaan
| R005 | R574.072 ZAK p LAPPEL | Perpustakaan Fak. Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Referensi) | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
Penelitian Dosen FDIK UIN Jakarta
|
|---|---|
| No. Panggil |
R574.072 ZAK p LAPPEL
|
| Penerbit | Puslitpen Lp2m : Tangerang Selatan., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
98 hlm,; 29,5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
--
|
| Klasifikasi |
574.072
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
Laporan Hasil Penelitian Pengembangan Kajian Keislaman Tahun Anggaran 2017
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






